UMC Lahirkan Doktor Baru, Siap Wujudkan Unggul 2027
UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memberikan apresiasi kepada para dosen yang berhasil menyelesaikan studi doktoral (S3) sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia dan ikhtiar Muhammadiyah dalam membangun pendidikan tinggi yang berkemajuan. Capaian ini sekaligus menjadi energi baru dalam mewujudkan visi UMC Unggul 2027 dan mendorong pencapaian target 3.500 mahasiswa pada tahun 2026.
Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, M.T., mengatakan bahwa keberhasilan para dosen meraih gelar doktor merupakan bukti keseriusan UMC dalam membangun kampus Islami yang profesional dan unggul. Menurutnya, peningkatan kualifikasi dosen tidak hanya berdampak pada mutu akademik, tetapi juga pada daya saing institusi dan kepercayaan masyarakat.
“Ini adalah wujud nyata ikhtiar Muhammadiyah melalui UMC dalam mencetak doktor-doktor yang siap berkontribusi untuk umat, bangsa, dan kemajuan ilmu pengetahuan. Semangat ini sejalan dengan komitmen kami mewujudkan UMC Unggul 2027,” ujar Arif Nurudin.
Ia menambahkan, capaian akademik dosen menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian masyarakat, yang pada akhirnya memperkuat posisi UMC di tengah persaingan pendidikan tinggi. Dengan SDM unggul, target peningkatan jumlah mahasiswa hingga 3.500 orang pada 2026 diyakini semakin realistis dan terpacu untuk dicapai.
Wakil Rektor I UMC, Dr. Badawi, menegaskan bahwa bertambahnya dosen bergelar doktor akan memperkuat atmosfer akademik dan budaya riset di lingkungan kampus. Ia menyebut, dosen doktor memiliki peran strategis dalam pengembangan kurikulum yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kualitas dosen adalah kunci utama dalam mencetak lulusan unggul. Dengan semakin banyaknya doktor, UMC semakin siap bersaing dan menjadi pilihan masyarakat,” kata Badawi.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, menyampaikan bahwa dukungan institusi terhadap studi lanjut dosen merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan universitas. Menurutnya, penguatan SDM dosen berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola kampus.
“Capaian ini memacu semangat seluruh sivitas akademika untuk berkontribusi aktif dalam mencapai target institusi, termasuk target 3.500 mahasiswa di 2026,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor III UMC, Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., menekankan bahwa para dosen bergelar doktor diharapkan menjadi role model akademik bagi mahasiswa, baik dalam etos keilmuan, integritas, maupun pengabdian sosial.
“Para doktor ini menjadi inspirasi bahwa UMC serius menyiapkan generasi unggul yang berkarakter Islami dan berdaya saing global,” katanya.
Adapun dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon yang telah meraih gelar doktor dan mendapat apresiasi antara lain Dr. Fitri Alfiani, S.Farm., Apt., M.KM, Dr. Arrahman, M.Or, Dr. Leo Muhammad Taufik, M.Pd, Dr. Prabawati Nurhabibah, M.Pd, Dr. Hanif Nurkholish Adiantika, M.Pd, Dr. Jajang Rahmatudin, M.Pd, Dr. Dianasari, M.Pd, Dr. Rifqi Hidayat, M.Pd, serta Dr. Dikhori Arfan, M.Si.
Apresiasi ini menegaskan langkah UMC sebagai kampus Muhammadiyah yang konsisten melahirkan akademisi unggul, memperkuat kepercayaan publik, dan terus melaju menuju UMC Unggul 2027.