Semangat Belajar Tidak Boleh Kendor di Masa Pandemi

Semangat Belajar Tidak Boleh Kendor di Masa Pandemi

Semangat Belajar Tidak Boleh Kendor di Masa Pandemi
Kepala Sekolah SMK Tugas Prakarsa Siliwangi Kabupaten Cirebon, Toto Sugiarto (Foto-Istimewa)

UMCPRESS. ID- Kepala Sekolah SMK Tugas Prakarsa Siliwangi Kabupaten Cirebon, Toto Sugiarto mengungkapkan pandemi saat ini sangat berdampak pada semua sektor, termasuk pendidikan.

Akibat pandemi dan kebijakan pembatasan, kegiatan belajar mengajar terpaksa harus dilakukan di rumah atau lebih dikenal belajar dari ruma (BDR) yang sudah sangat lama.

Imbasnya, semangat belajar siswa pun mulai menurun. Bahkan,  banyak diantara mereka juga sudah mengisi waktu dengan bekerja paruh waktu. Lantas tugas sekolah tidak hanya diserahkan sepenuhnya ke sekolah saja, tapi orang tua peserta didik juga harus saling menopang sehingga mampu mewujudkan masa depan para siswa.

“Kita harus menjadi garda terdepan, jangan sampai pandemi Covid-19 menghambat cita-cita mereka,  jadi tetap harus ada motivasi untuk terus belajar. Saya dengar ada siswa yang sudah nyambi kerja karena lamanya di rumah. Saya khawatir semangat anak-anak turun dan sudah kenal uang. Imbasnya, minat belajar mereka makin kendor ," ungkap Toto kepada umcpress.id, Kamis (24/2/2021).

Menurut Toto, BDR menjadi persoalan baru, baik bagi guru maupun orang tua siswa. belajar seperti ini diakui tidak optimal, banyak siswa yang telat masuk saat belajar online dengan gurunya, anak susah bangun tidur dan hal-hal tekhnis lainnya.

Toto berharap agar adanya kebijakan yang adaptif dengan kondisi saat ini. Artinya, kebijakan itu perlu disiasati dengan tatap muka terbatas.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk memberikan harapan dan semangat kepada siswa agar tetap masih mau belajar.

Kendati demikian, Toto kembali berharap ada kemungkinan kebijakan pelonggaran dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Terkait dengan itu, Toto mengapresiasi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC dengan  program motivasi berprestasi yang diberikan di masa pandemi ini.

"Siswa kami yang sudah lama belajar di rumah dan merasa jenuh, mulai bangkit dan semangat lagi. Saya yakin merubah yang besar dimulai dari yang kecil, cara-cara sederhana seperti ini sangat membantu kami untuk menyemangati peserta didik," pungkas Kepsek SMK Tugas Prakarsa Siliwangi.