Task Force Team PKKM PG-PAUD UMC Launching 3 Program di Kuartal Pertama

Task Force Team PKKM PG-PAUD UMC Launching 3 Program di Kuartal Pertama
Task Force Team PKKM PG-PAUD (Dok: PG-PAUD FKIP UMC)

UMCPRESS.ID - Alhamdulillah Launching 3 program kegiatan PKKM di kuartal pertama ini berjalan dengan sukses dan langsung dibuka secara resmi oleh wakil rektor 1 UMC serta dihadiri oleh semua kaprodi dan dekan di UMC.

Tujuan 3 program unggulan di kuartal pertama ini diantaranya adalah mempersiapkan calon alumni PG-PAUD UMC yang lebih berkulitas dengan berbagai kemampuan soft skill, maka melalui program PPKM inilah prodi PG PAUD UMC mengadakan 3 program unggulan yang dikhususkan untuk para calon alumni PG PAUD UMC.

Diataranya adalah dengan mengadakan test potensi akademik yang bermitrakan dengan social media, yang kedua kursus singkat Inggris bermitrakan TIE Ups Incredible India Education dan Test wawasan kebangsaan bermitrakan dengan Narayana research and managemet consulting.

Link and match antara dunia kerja dengan perguruan tinggi harus bersinergi. Selain itu, perusahaan mengalami kesulitan mendapatkan kandidat yang benar-benar sesuai dengan kriteria yang diharapkan.

Berdasarkan pemikiran tersebut, Prodi PG PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon berupaya memfasilitasi untuk menyatukan kepentingan dunia pendidikan, usaha dan industri sebagai penyedia lapangan kerja dengan lulusan PG PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Melalui cara pengembangan kompetensi khusus dan studi lanjut mahasiswa serta mentoring dan monitoring kesiapan kerja lulusan dengan tujuan bisa memberikan pengembangan kompetensi khusus untuk seluruh mahasiswa PAUD agar siap berdaya saing di dunia luar, siap kerja, serta terus memotivasi.

Para mahasiswa diharapkan memiliki keinginan untuk terus studi lanjut sesuai dengan Visi Misi Universitas Muhammadiyah Cirebon yaitu menjadikan Universitas Unggulan yang Islami, Profesional dan Mandiri. 

Sejalan dengan kebijakan kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan program untuk mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang berkualitas.

Salah satunya adalah program Hibah Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan Implementasi dalam Program Peningkatan Kompetensi Mahasiswa (PKKM).

Prestasi tersebut membawa Universitas Muhammadiyah Cirebon  dalam jajaran 20 Universitas terbanyak yang lolos.

Berdasarkan analisis dan uji kelayakan ditingkat perguruan tinggi maka pemilihan Perguruan tinggi swasta yang diusulkan dalam proposal PKKM ini adalah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini.

Pemilihan Perguruan tinggi swasta tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa kedua prodi tersebut adalah menerima program penerima hibah implementasi kurikulumMerdekaBelajar-Kampus Merdeka sehingga dianggap layak dan memiliki potensi/kemampuan Prodi dalam menjalankan program yang mengarah ke 8 IKU.

Kualitas lulusan dilihat hasil tracer studi yaitu para mahasiswa banyak yang bekerja Instansi Pemerintah (termasukBUMN), Perusahaan Swasta, Organisasi non-profit/lembaga Swadaya Masyarakat, Wiraswasta/Perusahaan Sendiri dan Lainnya.

Dalam meningkatkan kualitas lulusan diperlukan bekerja sama dengan institusi mitra baik industri maupun pendidikan, agar lulusan dapat terserap dalam lapangan pekerjaan maupun melanjutkan studiS2/S3. Sebagai implementasi mahasiswa yang memiliki pengalaman diluar kampus, UMC menyelenggarakan Mata Kuliah PKL, KKL, pertukaran pelajar antara UMC dengan beberapa Universitas diIndonesia dan luar negeri.

Dalam aspek kualitas kinerja dosen UMC dalam pengembangan sumber daya manusia baik dosen maupun staf pendukung juga semakin berkualitas. Fakta ini dapat tercermin bahwa rasio dosen-mahasiswa semakin ideal selama kurun waktu lima tahun terakhir.

Rencana kedepan Universitas Muhammadiyah Cirebon akan mengembangkan sistem Sumber Daya Manusia dengan membuat program peningkatan kualifikasi dosen berpendidikan S3 yang dibiayai oleh institusi.

Pada aspek kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik, UMC memiliki beberapa kekuatan yaitu;(1) tersedianya prosedur dan mekanisme pengembangan kurikulum yang baku dengan berdasarkan pada kebutuhan masyarakat dan stakeholder dengan model kurikulumMBKM;(2) Adanya kerjasama antar PTM dalam pengembangan kurikulum yang bercirikan islami; (3) Adanyakerjasamadengan Asosiasi ProgramStudi yang sangat mendukung dalam penyusunan kurikulum inti dalam program studi.

Dalam aspek manajemen pendidikan tinggi khususnya penjaminan mutu, UMC pada tahun 2018 telah meraih predikat Akreditasi B pada Institusi UMC dan 79% dari 23 prodi yang ada di UMC juga telah meraih predikat Akreditasi B, diharapkan ketiga Program Studi yang diusulkan dapat meraih akreditasi unggul termasuk institusi UMC juga mendapatkan akreditasi unggul dari BAN PT.Menjadikan lulusan yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi