Raih Doktor, Dr. Ali Jufri Jadi Cahaya Baru FEB UMC
Dr. Ali Jufri, dosen FEB UMC, resmi meraih gelar doktor dari UII dengan disertasi tentang kepemimpinan rendah hati, menjadi kebanggaan sivitas akademika sekaligus inspirasi bagi mahasiswa.

UMCPRESS.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (FEB UMC) kembali menorehkan prestasi akademik membanggakan. Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Ali Jufri, S.E., M.M., resmi meraih doktor dari Universitas Islam Indonesia (UII).
Kabar bahagia ini disambut hangat oleh sivitas akademika FEB UMC, tempat Dr. Ali mengabdikan diri sebagai Wakil Dekan. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa UMC terus melahirkan sumber daya manusia berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Disertasi yang ditulis Dr. Ali berjudul “Pengaruh Kepemimpinan Rendah Hati terhadap Perilaku Kewarganegaraan dan Perilaku Menarik Diri di Mediasi oleh Iklim Tim”. Karya ilmiah ini diyakini memberi kontribusi penting bagi pengembangan ilmu manajemen sekaligus memperkaya khazanah penelitian di bidang kepemimpinan modern.
Suami dari Rizqiyyah, S.Pd., M.Pd. itu dikenal dengan moto hidup sederhana, “Sedikit tapi punya manfaat bagi lingkungan”. Menurutnya, gelar doktor ini bukan semata pencapaian pribadi, tetapi persembahan tulus untuk kedua orang tua tercinta, almarhum H. Mukhtar dan almarhumah Hj. Ulfiah.
Rektorat UMC Arif Nurudin MT pun memberikan apresiasi tinggi atas capaian gemilang ini. Menurut pihak universitas, keberhasilan Dr. Ali adalah wujud nyata komitmen institusi dalam mendorong para dosen meningkatkan kompetensi akademik. Hal itu sejalan dengan visi UMC untuk menghasilkan lulusan unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai Islami.
Sebagai Wakil Dekan FEB UMC, Dr. Ali dikenal sebagai sosok akademisi rendah hati dan konsisten dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ekonomi dan manajemen. Pengalaman panjangnya di dunia pendidikan semakin memperkuat posisi UMC sebagai perguruan tinggi swasta yang mampu bersaing lewat prestasi dosennya.
Tidak hanya itu, capaian ini juga menjadi bukti dukungan kelembagaan yang solid. Selama ini Universitas Muhammadiyah Cirebon aktif mendorong dosennya untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi dengan memberikan dukungan moral dan material.
Keberhasilan Dr. Ali menjadi refleksi dari kerja sama harmonis antara individu dan institusi dalam membangun mutu akademik.
Dalam pernyataannya, Dr. Ali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa serta dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa gelar doktor ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru untuk berkontribusi lebih besar dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan bertambahnya jumlah doktor di lingkungan UMC, kualitas akademik kampus diharapkan semakin meningkat. Kehadiran dosen bergelar doktor diyakini akan membawa warna baru dalam pengembangan kurikulum, riset, dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.
Prestasi Dr. Ali Jufri tidak hanya mengharumkan nama pribadi dan keluarganya, tetapi juga memperkokoh reputasi FEB UMC. Dengan semakin banyaknya dosen bergelar doktor, UMC optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan di Jawa Barat dan Indonesia.