Riset, Dedikasi, dan SDGs: Kisah Dr. Leo di Sidang Terbuka Doktoral
UMCPRESS.ID - Langkah Leo Muhammad Taufik, S.Si., M.Pd., yang telah disematkan gelar Dr. Leo, di Auditorium FPMIPA pada Jumat, 30 Januari 2026, menandai puncak perjalanan akademik yang ditempuh dengan ketekunan dan dedikasi. Dosen Program Studi S1 Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) itu berhasil mempertahankan disertasi dalam sidang terbuka yang berlangsung khidmat dan penuh apresiasi. Bagi putra asal Bandung tersebut, momen ini bukan sekadar ujian akademik, melainkan tonggak pengabdian panjang di dunia pendidikan.
Disertasi yang dipertahankan berjudul “Penggunaan PBL-SysThink dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Sistem, Pemecahan Masalah, dan Literasi Lingkungan Siswa SMA pada Konteks SDG 6.” Penelitian ini berangkat dari kegelisahan akademik Dr. Leo melihat pembelajaran IPA yang kerap terlepas dari persoalan nyata lingkungan. Isu air bersih dan sanitasi yang menjadi fokus Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG 6 ia jadikan konteks pembelajaran untuk melatih siswa berpikir sistemik dan solutif.

Sidang terbuka tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. phil. Ari Widodo, M.Ed. selaku promotor, didampingi Prof. Hj. RR. Hertien Koosbandiah Surtikanti, M.Sc. Es., Ph.D. sebagai ko-promotor. Tim penguji terdiri atas Dr. H. Taufik Rahman, M.Pd., Prof. Dr. Diana Rochintaniawati, M.Ed. sebagai penguji internal, serta Prof. Dr. Eko Hariyono, S.Pd., M.Pd. sebagai penguji eksternal. Berbagai pertanyaan kritis dan catatan akademik disampaikan, namun mampu dijawab dengan argumentasi ilmiah yang matang.
Wakil Rektor III UMC, Dr. Bagus Nurul Imam, yang hadir dalam sidang tersebut secara langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. Leo Muhammad Taufik atas keberhasilannya meraih gelar doktor. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi yang membanggakan institusi. “Atas nama pimpinan Universitas Muhammadiyah Cirebon, saya mengucapkan selamat kepada Dr. Leo. Ini merupakan hasil kerja keras, konsistensi, dan dedikasi dalam pengembangan keilmuan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejatinya Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., berkeinginan hadir dan membersamai langsung kegiatan akademik tersebut. Namun karena agenda yang tidak dapat ditinggalkan, Rektor menitipkan pesan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian akademik yang diraih.
Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, Dr. Hj. Fikriyah, M.A., yang menilai disertasi ini memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran IPA. Menurutnya, pendekatan PBL-SysThink relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21. Ketua Program Studi Pendidikan IPA UMC, Dr. Rinto, M.Pd., menyebut capaian ini sebagai inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menguatkan budaya riset yang berdampak.

Di luar sidang doktoralnya, Dr. Leo Muhammad Taufik dikenal sebagai dosen yang aktif dan berdedikasi. Ia telah mengajar berbagai mata kuliah di program sarjana, di antaranya Biologi Umum dan IPA Terapan. Selain itu, ia kerap menjadi pembicara dalam berbagai seminar pendidikan, baik nasional maupun internasional.
Bidang penelitiannya berfokus pada pengembangan model pembelajaran, khususnya Problem Based Learning dan Project Based Learning, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta penelitian tindakan kelas. Selain aktif sebagai peneliti, Dr. Leo juga dipercaya sebagai Asesor BAN-PDM Provinsi Jawa Barat, Asesor Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta Reviewer Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Ketika sidang dinyatakan selesai, tepuk tangan memenuhi auditorium. Bagi Dr. Leo Muhammad Taufik, capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian yang lebih luas menghadirkan pendidikan IPA yang relevan, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi generasi masa depan.