33 Mahasiswa FEB UMC Jadi Relawan Pajak Negeri

33 Mahasiswa FEB UMC Jadi Relawan Pajak Negeri

UMCPRESS.ID - Langit akhir tahun di Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) terasa berbeda. Di tengah semangat menyambut pergantian kalender, sebanyak 33 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMC mengambil langkah sunyi namun bermakna: menjadi bagian dari Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani), program kolaborasi antara Tax Center FEB UMC dan Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia (DJP RI).

Program yang berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 31 Maret 2026 ini bukan sekadar agenda rutin akademik. Ia adalah ruang pengabdian, tempat idealisme bertemu tanggung jawab kebangsaan. Di sana, mahasiswa tidak hanya belajar menghitung angka, tetapi juga memahami denyut nadi penerimaan negara yang menjadi penopang pembangunan.

Di bawah bimbingan dosen pembina Rinni Indriyani, SST., M.Tr.Bns, para relawan dipersiapkan melalui serangkaian pembekalan teknis dan etika pelayanan. Mereka dilatih memahami regulasi perpajakan terkini, tata cara pelaporan SPT Tahunan, hingga strategi komunikasi yang persuasif dan solutif kepada wajib pajak. Ketelitian menjadi kunci, empati menjadi fondasi.

“Relawan Pajak bukan sekadar membantu administrasi, tetapi menjadi jembatan literasi perpajakan di tengah masyarakat,” ujar Rinni saat membuka kegiatan pembekalan. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program ini adalah bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Selama lebih dari tiga bulan, 33 mahasiswa itu akan terjun langsung mendampingi wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan, baik secara daring maupun luring. Mereka akan membantu mengurai kebingungan, memastikan data terisi dengan benar, serta memberikan pemahaman sederhana tentang hak dan kewajiban perpajakan. Di balik layar komputer dan lembar formulir elektronik, mereka menjadi bagian dari sistem besar yang menopang keuangan negara.

Pihak Direktorat Jenderal Pajak RI menyambut positif keterlibatan Tax Center FEB UMC dalam program Renjani. Sinergi kampus dan otoritas pajak dinilai mampu memperluas jangkauan edukasi perpajakan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan pajak.

Bagi para mahasiswa, pengalaman ini menjadi laboratorium nyata. Mereka belajar menghadapi beragam karakter wajib pajak, memahami kompleksitas persoalan di lapangan, serta melatih profesionalisme sejak dini. Tidak sedikit dari mereka yang mengaku program ini membuka perspektif baru tentang peran strategis pajak dalam membiayai pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga perlindungan sosial.

Ketua Tax Center FEB UMC menyebutkan bahwa partisipasi 33 mahasiswa tahun ini menjadi bukti meningkatnya minat generasi muda terhadap bidang perpajakan. Selain memperkuat kompetensi akademik, program ini juga membangun integritas dan rasa tanggung jawab kebangsaan.

Di tengah angka-angka yang kerap terasa kaku, program Relawan Pajak untuk Negeri menghadirkan sisi humanis perpajakan. Ia mengajarkan bahwa setiap rupiah pajak adalah gotong royong kolektif untuk masa depan Indonesia. Dan di ruang-ruang layanan itu, para mahasiswa FEB UMC menegaskan satu hal: belajar tidak berhenti di kelas, tetapi menemukan maknanya ketika memberi.