Bersama Pakar Nasional, Dosen UMC Bahas Penguatan Kapasitas Bencana di Forum PIT IABI

Bersama Pakar Nasional, Dosen UMC Bahas Penguatan Kapasitas Bencana di Forum PIT IABI

UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Nurul Chamidah, S.Sos.I., M.I.Kom., menjadi narasumber dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) ke-9 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta belum lama ini.

Kegiatan bergengsi tersebut mempertemukan akademisi, pakar, peneliti, perekayasa, serta unsur pemerintah yang memiliki perhatian dan fokus pada isu kebencanaan nasional. Forum ilmiah yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia ini menjadi ruang strategis untuk membahas penguatan kapasitas kebencanaan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nurul Chamidah memaparkan pentingnya peran ilmu komunikasi dalam penyampaian pesan kebencanaan kepada generasi milenial dan Generasi Z. Menurutnya, strategi komunikasi kebencanaan harus mampu menyesuaikan pesan, saluran komunikasi, hingga karakter komunikator dengan kebutuhan generasi muda.

“Generasi milenial dan Generasi Z merupakan calon pengambil kebijakan menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, diperlukan komunikasi strategis agar mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi aktor penting dalam pengurangan risiko bencana,” ujarnya ke umcpress.id, Sabtu, 9 Mei 2026.

Paparan tersebut disampaikan di hadapan sejumlah tokoh dan pakar nasional, di antaranya Prof. Dwikorita Karnawati, para guru besar dari Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, para rektor perguruan tinggi, sektor bisnis serta dosen dan peneliti yang fokus pada bidang kebencanaan.

PIT IABI ke-9 diselenggarakan selama dua hari, mulai 6 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan strategis, seperti perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, serta deputi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Selain seminar nasional, rangkaian kegiatan juga meliputi pameran, diskusi ilmiah, dan aksi donor darah yang melibatkan berbagai unsur peserta.

Ketua IABI, Prof. Harkunti P. Rahayu, menyampaikan bahwa kehadiran generasi muda dengan kemampuan di bidang digital dan kecerdasan buatan (AI) sangat dibutuhkan dalam pengembangan organisasi IABI ke depan.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina BNPB, Prof. Syamsul Maarif, menilai keterlibatan pakar ilmu komunikasi menjadi warna baru dalam perkembangan IABI tahun ini, termasuk dalam penguatan struktur kepengurusan organisasi.

Sementara itu, pelaksanaan PIT IABI ke-10 mendatang direncanakan akan diselenggarakan di Institut Teknologi Sumatera.