IKOR UMC dan Core of Sport Gelar Pelatihan Sport Massage Nasional Sekaligus Teken Kerja Sama Strategis

IKOR UMC dan Core of Sport Gelar Pelatihan Sport Massage Nasional Sekaligus Teken Kerja Sama Strategis

UMCPRESS.ID - Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bekerja sama dengan Core of Sport sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sport Massage dan Reposisi Sendi Level 1 Nasional pada 9–10 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional sekaligus praktisi berpengalaman di bidang terapi olahraga, yaitu Tommy Fondy, M.Pd., AIFMO-P. Pelatihan tersebut menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi mahasiswa, praktisi olahraga, maupun tenaga kesehatan dalam bidang penanganan cedera olahraga dan sport massage.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 33 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, terdapat 7 mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan UMC, termasuk 1 mahasiswa internasional asal Malaysia. Sementara peserta lainnya berasal dari kalangan praktisi olahraga dan kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Action (MoA) dan perjanjian kerja sama antara Core of Sport dengan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui Program Studi Ilmu Keolahragaan. Penandatanganan kerja sama dilakukan sebagai bentuk penguatan kolaborasi di bidang keolahragaan pada tingkat nasional.

Dalam dokumen kerja sama tersebut dijelaskan bahwa kolaborasi kedua pihak meliputi bidang pendidikan, pelatihan, sertifikasi olahraga, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa, dosen, dan masyarakat melalui program-program bersama yang berkelanjutan. 

Dekan FIKES UMC, Uus Husni Mahmud, S.Kp., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan nasional tersebut. Menurutnya, pelatihan sport massage dan reposisi sendi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga dan kesehatan.

Lebih lanjut, Uus menegaskan bahwa kegiatan pelatihan tidak hanya berorientasi pada perolehan sertifikat semata, tetapi lebih kepada peningkatan kemampuan profesional yang dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat.

“Pelatihan ini harus menjadi bekal kompetensi yang benar-benar dipahami dan dipraktikkan secara profesional. Sertifikat hanyalah bentuk pengakuan administratif, sedangkan yang paling penting adalah kemampuan dan kebermanfaatannya ketika diterapkan dalam dunia olahraga maupun pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama antara Core of Sport dan IKOR UMC dapat terus berkembang melalui berbagai program strategis, seperti pelatihan, sertifikasi profesi, penelitian kolaboratif, hingga pengabdian masyarakat berbasis olahraga dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Keolahragaan UMC, Yayan Wardiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara dunia akademik dengan praktisi olahraga profesional.

“Pelatihan ini bukan hanya meningkatkan keterampilan peserta dalam penanganan cedera olahraga, tetapi juga menjadi bentuk nyata kolaborasi nasional antara perguruan tinggi dan lembaga profesional olahraga. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pengembangan ilmu keolahragaan di Indonesia,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IKOR UMC diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam pengembangan ilmu keolahragaan, sport therapy, serta peningkatan kompetensi praktisi olahraga dan kesehatan di tingkat nasional.