Tak Hanya ke Kedutaan Australia dan UNJ, FKIP UMC Juga Sambangi Ditjen PSDKP Bahas Pengawasan Laut Indonesia

Tak Hanya ke Kedutaan Australia dan UNJ, FKIP UMC Juga Sambangi Ditjen PSDKP Bahas Pengawasan Laut Indonesia

UMCPRESS.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Cirebon (FKIP UMC) melakukan kunjungan akademik ke Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Kamis (12/3). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan akademik FKIP UMC di Jakarta setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Kedutaan Australia dan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Cirebon, Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk upaya kampus dalam memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai lembaga strategis, termasuk pemerintah. Menurutnya, posisi UMC yang berada di wilayah pesisir menjadikan isu kelautan dan perikanan sebagai salah satu perhatian penting dalam pengembangan akademik.

“Sebagai kampus yang berada di wilayah pesisir, UMC tentu menyambut baik sambutan dari Ditjen PSDKP. Kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan di era saat ini, terutama dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dengan lembaga pemerintah,” ujar Bagus dalam kegiatan tersebut.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dapat membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa. Melalui kunjungan akademik seperti ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pemahaman langsung mengenai praktik pengelolaan dan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.

Kunjungan akademik tersebut juga didampingi oleh Dekan FKIP UMC Dr. Hj. Fikriyah, M.Pd. Selain itu, turut hadir Wakil Dekan FKIP UMC Norma Bastian, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMC Dila Charishma, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UMC Ikariyah Sugesti, serta Ketua Program Studi PGSD UMC Dr. Widia Nur Jannah, M.Pd.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Tim Kerja Humas Ditjen PSDKP, Dr. Sahono, memaparkan peran strategis Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Ditjen PSDKP memiliki tugas penting dalam melakukan berbagai kegiatan pengawasan di wilayah perairan Indonesia.

Menurutnya, pengawasan tersebut mencakup pencegahan praktik penangkapan ikan ilegal atau Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing), perlindungan ekosistem laut, hingga penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan.

“Pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus memastikan pemanfaatannya tetap sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan plakat apresiasi dari Ditjen PSDKP kepada delegasi mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Penyerahan plakat tersebut menjadi simbol penghargaan atas kunjungan akademik yang dilakukan oleh mahasiswa FKIP UMC yang didampingi oleh Wakil Rektor III UMC.

Selain pemaparan mengenai pengawasan sumber daya kelautan, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai konsep komunikasi publik yang dijalankan dalam mendukung tugas pengawasan tersebut. Nur Siyah, Pengawas Perikanan Ahli Madya, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi pemerintah kepada masyarakat.

Ia menuturkan bahwa jika sebelumnya penyampaian informasi lebih banyak dilakukan melalui media konvensional, kini media sosial menjadi salah satu kanal utama yang dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, Tiffa, Tenaga Teknis PSDKP, menjelaskan bagaimana masyarakat dapat mengetahui berbagai kegiatan pengawasan melalui pemanfaatan media sosial. Menurutnya, media sosial menjadi sarana publikasi yang mampu menjangkkau masyarakat luas dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Melalui berbagai konten berupa dokumentasi kegiatan di lapangan, informasi edukatif, hingga laporan pengawasan yang dipublikasikan secara rutin, masyarakat dapat melihat secara langsung upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia.