The 1st Muhammadiyah Games 2026 Resmi Dibuka, UMC Kirim Delegasi IKOR

The 1st Muhammadiyah Games 2026 Resmi Dibuka, UMC Kirim Delegasi IKOR

UMCPRESS.ID - Program Studi (Prodi) Ilmu Keolahragaan (IKOR) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) resmi berpartisipasi dalam ajang bergengsi The 1st Muhammadiyah Games 2026. Kompetisi olahraga multievent perdana ini dibuka secara resmi di Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Jumat (15/5).

Pembukaan dipimpin langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., bersama Sekretaris Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Fajar Junaedi. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas serta jajaran tokoh perguruan silat Tapak Suci dari berbagai wilayah.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., memberikan apresiasi yang tinggi kepada LPO Muhammadiyah atas terselenggaranya event bersejarah ini. Ia menyambut positif perluasan cabang olahraga yang tidak hanya berpusat di Surakarta, melainkan tersebar di beberapa kota strategis lainnya.

"Kami sangat mengapresiasi LPO Muhammadiyah yang perdana menggelar The 1st Muhammadiyah Games 2026 di UMS. Selain pencak silat di Surakarta, ada lima cabang olahraga lain yang dipertandingkan, yaitu atletik, bulu tangkis, panahan, dan bola voli indoor di Yogyakarta, serta tenis meja di Purwokerto," ujar Arif Nurudin.

Senada dengan rektor, Ketua Prodi IKOR UMC, Yayan Wardiyanto, M.Pd., menekankan pentingnya menjaga nama baik instansi melalui prestasi dan perilaku di lapangan. Ia menginstruksikan para atlet untuk selalu menjunjung tinggi profesionalisme dan sportivitas selama kompetisi berlangsung. Bagi Yayan, pencak silat Tapak Suci memiliki fondasi yang kuat yang tidak boleh dilupakan.

"Pencak silat Tapak Suci harus dibangun di atas nilai iman dan takwa. Olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi fisik untuk mengejar kemenangan, tetapi juga sarana strategis dalam membentuk karakter dan memperkuat nilai keislaman di kalangan generasi muda Muhammadiyah," tegas Yayan.

Keterlibatan aktif IKOR UMC dalam berbagai ajang kompetisi olahraga, baik di level nasional maupun internasional, menjadi bukti konkret komitmen universitas dalam mewujudkan generasi yang unggul. IKOR UMC memposisikan diri sebagai "rahim" lahirnya para atlet berkualitas. Kehadiran kontingen UMC dalam ajang ini mencerminkan semangat para petarung muda Ahmad Dahlan yang siap bersaing di kancah nasional hingga menembus panggung global.

Sementara itu, Ketua Panitia Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti, menjelaskan bahwa khusus untuk cabang olahraga pencak silat, kompetisi dibagi ke dalam kategori pelajar dan mahasiswa. Istimewanya, pencak silat menjadi cabang olahraga dengan jumlah peserta terbanyak dalam event ini.

"Sebanyak 55 medali emas diperebutkan oleh sekitar 700 pesilat dari berbagai wilayah di Indonesia," ungkap Nur Subekti.

Secara keseluruhan, The 1st Muhammadiyah Games 2026 ini menjadi magnet bagi sekitar 1.950 atlet yang bertanding di enam cabang olahraga berbeda. Kemeriahan event juga bertambah dengan partisipasi sekitar 300 anak dalam festival senam anak sehat.

Secara total, ada 122 medali emas yang diperebutkan sepanjang rangkaian kompetisi. Melalui penyelenggaraan perdana ini, Muhammadiyah Games 2026 diharapkan mampu menjadi momentum besar bagi pengembangan olahraga nasional, sekaligus menjadi sarana penguatan nilai sportivitas dan dakwah Islam berkemajuan di lingkungan Muhammadiyah.