Perkuat Kompetensi Profesional, Teknik Industri UMC Kembali Gelar Sertifikasi BNSP
UMCPRESS.ID - Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan di dunia kerja dengan menggelar Uji Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang difokuskan pada skema Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasok) ini dilaksanakan pada Sabtu (09/05) bertempat di Gedung Machdor, Kampus UMC.
Pelaksanaan kali ini merupakan momentum spesial karena menjadi kali keempat Prodi Teknik Industri UMC secara konsisten menyelenggarakan uji kompetensi demi memastikan mahasiswanya memiliki daya saing yang diakui secara nasional di tahun 2026 ini.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, M.T., yang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Fakultas Teknik. Arif menekankan bahwa di era industri yang semakin kompetitif, ijazah akademik perlu didukung oleh Sertifikat Pendamping Ijazah (SKPI) yang kredibel.
Menurutnya, sertifikasi BNSP merupakan bukti nyata bahwa lulusan UMC tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga memiliki standar keahlian yang diakui oleh negara, khususnya dalam bidang manajemen rantai pasok yang menjadi tulang punggung sektor manufaktur dan jasa saat ini.
Guna menjaga kualitas pengujian, pihak universitas menghadirkan asesor ahli dari Universitas Achmad Yani (UNJANI) Cimahi, Dr. Ir. Zaenal Muttaqien, S.T., S.E., S.Pd., M.T., IPU., Asean Eng., ACPE., APEC Eng. Kehadiran pakar dengan kualifikasi internasional ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses asesmen berjalan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional yang berlaku. Para peserta menjalani serangkaian ujian mulai dari pengujian dokumen portofolio, tes tertulis, hingga wawancara mendalam mengenai operasional rantai pasok yang efisien dan efektif sesuai standar industri terkini.

Dekan Fakultas Teknik UMC, Ir. Nuri Kartini, M.T., IPM, AE, menjelaskan bahwa pemilihan skema Supply Chain Management didasarkan pada analisis kebutuhan pasar industri modern. Nuri memaparkan bahwa keahlian dalam mengelola arus barang dan informasi secara efektif adalah kunci bagi perusahaan untuk bertahan di tengah tantangan ekonomi global dan percepatan teknologi.
Dengan adanya uji kompetensi ini, Fakultas Teknik UMC berharap para lulusan dapat langsung terserap oleh dunia kerja dengan kepercayaan diri yang tinggi berkat pengakuan profesional yang mereka kantongi.
Pelaksanaan uji kompetensi yang berlangsung di Gedung Machdor tersebut berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme dari para mahasiswa. Penyelenggaraan yang memasuki tahun keempat ini menegaskan posisi Prodi Teknik Industri UMC sebagai institusi pendidikan yang progresif dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul.