Hadirkan Akademisi Boston USA hingga Leeds University UK, Prodi PBI UMC Siap Gelar Konferensi Internasional 2nd INACOLET Secara Hybrid
UMCPRESS.ID - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan akademik global dengan menggelar 2nd International Conference on Language, Education, and Technology (INACOLET) pada 16-17 Juli 2026. Mengusung tema besar "Transforming Science Ecosystems through Language, Education, and Technological Advancement", kegiatan ini dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan inovatif di era digital.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMC, Dila Charisma, M.Pd., menjelaskan bahwa sebagai Prodi yang berpredikat Unggul pertama di UMC, menjadikan konferensi ini sebagai tradisi akademis yang selama ini sudah biasa diselenggarakan di Prodi PBI.
Maka dari itu, konferensi tahun ini akan diselenggarakan agak berbeda, jika sebelumnya secara online, maka tahun ini bakal hybrid guna menjangkau audiens yang lebih luas namun tetap menjaga esensi interaksi langsung.
"Kami menghadirkan konsep hybrid untuk memfasilitasi kolaborasi tanpa batas geografis, mempertemukan para akademisi lokal dengan pakar internasional secara simultan," ujarnya dalam keterangan resmi.
Agenda hari pertama yang direncanakan berlangsung secara luring (offline) akan menghadirkan deretan narasumber prestisius. Di antaranya adalah Jonthon V. Coulson, Ph.D., pakar dari Boston University, Amerika Serikat, serta Wakil Rektor I Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Ifan Iskandar, M.Hum.
Memasuki hari kedua, konferensi akan beralih ke ranah virtual dengan menghadirkan dua akademisi ternama dari University of Leeds, Inggris. Mereka adalah Associate Professor in Language Education, Dr. Huahui Zhao, dan Senior Lecturer, Dr. Martin Lamb. Kehadiran para pakar dari Britania Raya ini diharapkan memberikan perspektif global mengenai pedagogi digital dan inklusivitas dalam pendidikan bahasa. Selain itu, sesi ini juga akan diisi oleh narasumber ahli Corry Caromawati, Ph.D. dari Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung, yang akan membedah integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa.
Tak hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, 2nd INACOLET juga menjadi momentum penguatan jejaring institusi. PBI UMC merangkul sedikitnya 20 Co-Host dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Formasi mitra ini mencakup 5 perguruan tinggi dari Sumatera, 10 dari Jawa, 5 dari Kalimantan, serta 5 perwakilan dari wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
"Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Implementation of Agreement (IoA) bersama pihak-pihak Co-Host. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret untuk membangun kolaborasi riset dan publikasi berkelanjutan antar-perguruan tinggi," tambah Dila.
Konferensi ini memayungi berbagai sub-tema krusial, mulai dari transformasi pendidikan untuk dampak sosial, linguistik terapan, hingga penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pembelajaran bahasa. Dengan dukungan penuh dari Dekan FKIP UMC, Dr, Hj Fikriyah M.Pd dan Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., acara ini diharapkan mampu memposisikan UMC sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata bagi masyarakat internasional.