Wujud Tanggung Jawab Prodi Unggul, FH UMC Sukses Gelar Adu Gagasan Pelajar Cirebon

Wujud Tanggung Jawab Prodi Unggul, FH UMC Sukses Gelar Adu Gagasan Pelajar Cirebon

UMCPRESS.ID - Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengasah nalar kritis generasi muda melalui ajang bergengsi kompetisi debat tingkat pelajar. Perhelatan yang menyoroti berbagai problematika hukum, sosial, dan politik terkini tersebut sukses digelar di Aula Kampus FH UMC, Senin (11/05).

Kompetisi ini diikuti oleh 12 sekolah menengah atas dari seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, bahkan beberapa sekolah tercatat mengirimkan lebih dari satu perwakilan untuk bertarung argumen di podium debat. Setelah melalui persaingan sengit dan adu gagasan yang tajam, SMA Negeri 2 berhasil keluar sebagai Juara 1. Menyusul di posisi kedua adalah SMK Negeri 1 Cirebon, dan posisi ketiga diraih oleh SMA Negeri 6.

Dekan Fakultas Hukum UMC, Dr. Elya Kusuma Dewi, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk tanggung jawab moral dari program studi hukum yang telah menyandang predikat Unggul. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis adalah pilar utama bagi sebuah bangsa untuk mencapai kemajuan.

"Kami di FH UMC memiliki misi besar untuk membentuk generasi muda yang proaktif dan tidak malas. Bangsa yang maju adalah bangsa yang masyarakatnya kritis, tidak hanya menerima keadaan apa adanya, tetapi memiliki nilai juang yang tinggi, terutama dalam melawan ketidakadilan," ujar Dr. Elya di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa dunia pendidikan hukum saat ini harus mampu bertransformasi. Tantangan masa depan menuntut individu yang tidak hanya fasih menghafal pasal, tetapi juga mampu menjadi problem solver bagi masyarakat.

FH UMC bertekad untuk terus menjadi wadah inkubasi bagi calon penegak hukum dan praktisi yang solutif. Dr. Elya berharap, melalui stimulasi kompetisi debat ini, para siswa dapat mulai membiasakan diri melihat sebuah permasalahan dari berbagai sudut pandang sebelum merumuskan solusi yang berkeadilan.

"Tujuan akhir kami adalah mencetak lulusan yang kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita ingin generasi muda hadir dengan solusi, sehingga masyarakat merasa terayomi dan bangga dengan kualitas lulusan FH UMC," tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini mendapat apresiasi positif dari para guru pendamping. Mereka menilai, tema-tema yang diangkat dalam debat, mulai dari isu hukum digital hingga problematika sosial lokal, sangat relevan untuk memperluas cakrawala berpikir siswa di tengah derasnya arus informasi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, FH UMC semakin mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan hukum terdepan di wilayah Cirebon yang fokus pada pengembangan intelektualitas dan integritas moral sejak dini.