Jadi perhatian FIFA! Mahasiswa IKOR UMC Sukses gelar Liga Futsal Ramadhan 2026
UMCPRESS.ID - Semangat sportivitas menyelimuti Kecamatan Jamblang selama dua pekan terakhir. Gelaran bergengsi Liga Ramadhan 2026 resmi berakhir pada Ahad (8/3/2026) di Lapangan Futsal Bintang. Kompetisi futsal antar pelajar tingkat SMA yang berlangsung sejak 25 Februari 2026 itu sukses menjadi magnet perhatian masyarakat sekaligus menghadirkan aktivitas positif selama bulan suci Ramadhan.
Ratusan penonton memadati arena pertandingan pada partai final yang mempertemukan dua sekolah sekecamatan, yakni SMAN 1 Jamblang dan SMKN 1 Jamblang. Atmosfer pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim menampilkan permainan cepat dan penuh determinasi, disambut sorak-sorai para pendukung yang memenuhi sisi lapangan.

Dalam laga puncak tersebut, SMAN 1 Jamblang akhirnya keluar sebagai juara setelah mampu mengatasi perlawanan keras SMKN 1 Jamblang. Kemenangan itu mengukuhkan dominasi SMAN 1 Jamblang sebagai tim terbaik dalam turnamen tahun ini. Sementara itu, SMKN 1 Jamblang harus puas berada di posisi runner-up, sedangkan tempat ketiga berhasil diamankan oleh SMAN 1 Palimanan yang tampil konsisten sepanjang kompetisi.
Liga Ramadhan 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pelajar di wilayah Cirebon Barat. Turnamen ini diinisiasi oleh mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Muhammad Bayu Saputra, yang bertindak sebagai Ketua Panitia.
Di bawah kepemimpinannya, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan bakat sekaligus sarana mempererat hubungan antar pelajar. Bayu menegaskan bahwa turnamen ini bertujuan menghadirkan kegiatan produktif bagi generasi muda selama bulan Ramadhan.
“Kami ingin membuktikan bahwa bulan Ramadhan bukanlah halangan untuk berprestasi. Melalui Liga Ramadhan 2026 ini, kami berharap muncul bibit-bibit atlet futsal profesional yang lahir dari lapangan lokal seperti Bintang Futsal ini,” ujar Bayu.
Inisiatif mahasiswa tersebut juga mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Dosen Ilmu Keolahragaan UMC, Risa Hadi, M.Pd., menilai kegiatan ini sebagai implementasi nyata dari ilmu manajemen olahraga yang dipelajari di bangku kuliah.
“Apa yang dilakukan oleh Muhammad Bayu Saputra dan tim adalah implementasi nyata dari ilmu manajemen olahraga. Kami di UMC sangat mendukung inisiatif mahasiswa yang mampu menggerakkan ekosistem olahraga di daerah, khususnya di Jamblang. Event seperti ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membangun struktur kompetisi yang sehat bagi pembinaan usia muda,” ucapnya.

Selama dua minggu penyelenggaraan, turnamen berlangsung tertib dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya penonton yang datang hampir di setiap pertandingan, terutama pada laga-laga krusial menjelang semifinal dan final.
Panitia pelaksana juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya Liga Ramadhan 2026, mulai dari tim peserta, sponsor, hingga masyarakat Kecamatan Jamblang yang turut menjaga ketertiban selama kompetisi berlangsung.
Dengan berakhirnya turnamen tahun ini, Liga Ramadhan diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet muda berbakat, tetapi juga memperkuat budaya sportivitas dan kebersamaan di kalangan generasi muda Jamblang.