PPG UMC Sambut 119 Calon Guru Baru Gelombang I 2026
UMCPRESS.ID - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Cirebon. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi 119 mahasiswa baru untuk memasuki fase profesional sebagai calon pendidik yang kompeten, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika dunia pendidikan.
Orientasi mahasiswa baru tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, mahasiswa PPG UMC juga datang dari luar Jawa, di antaranya dari Sumatera dan Sulawesi. Keberagaman asal daerah ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap PPG UMC sebagai institusi yang memiliki reputasi dan daya saing nasional dalam menyiapkan guru profesional.

Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, M.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru calon guru. Ia menegaskan bahwa PPG merupakan fase strategis dalam perjalanan akademik dan profesional seorang pendidik.
Menurutnya, guru masa kini tidak cukup hanya menguasai konten pembelajaran, tetapi juga harus adaptif, berkarakter, serta mampu menjadi teladan di tengah perubahan sosial dan teknologi yang cepat. Rektor menekankan komitmen UMC dalam menyediakan lingkungan akademik yang mendukung penguatan kompetensi dan nilai-nilai kemuhammadiyahan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, Dr. Hj. Fikriyah, M.A., memaparkan arah kurikulum PPG serta alur pembelajaran berbasis Case Method. Ia menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk melatih mahasiswa menganalisis dan memecahkan persoalan nyata di dunia pendidikan. Melalui Case Method, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara kontekstual dalam praktik pembelajaran di sekolah.
Rangkaian orientasi juga diisi dengan pemaparan Materi 3 mengenai Pengenalan Learning Management System (LMS) yang digunakan dalam proses pembelajaran PPG UMC. LMS menjadi sarana utama dalam mendukung pembelajaran digital, interaktif, dan terstruktur. Selain itu, Materi 4 membahas Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai wahana penguatan kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa melalui keterlibatan langsung di satuan pendidikan.
Kaprodi PPG UMC, Dr. Ikariya Sugesti, S.S., M.Pd., menjelaskan struktur akademik Program PPG yang harus ditempuh mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa beban studi PPG terdiri atas 38 SKS dengan sejumlah mata kuliah inti, serta satu mata kuliah selektif pada setiap semester. Skema ini dirancang untuk memberikan ruang pendalaman kompetensi sesuai kebutuhan dan karakteristik calon guru.

Dari total 119 mahasiswa baru, sebanyak 87 mahasiswa berasal dari bidang studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan 32 mahasiswa dari bidang studi IPA. Dengan komposisi tersebut, PPG UMC optimistis dapat melahirkan guru profesional yang siap mengabdi di berbagai wilayah Indonesia dan berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan nasional.