Dr. Rifqi dan Perjalanan Panjang Menuju Doktor

Dr. Rifqi dan Perjalanan Panjang Menuju Doktor

UMCPRESS.ID - “Seorang dosen bukan sekadar pengajar di ruang kelas, melainkan penyalur nilai, penumbuh nalar, dan penuntun generasi menuju masa depan.” Ungkapan tersebut terasa merefleksikan perjalanan akademik Dosen Program Studi S1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Dr. Rifqi Hidayat, S.Pd.I., M.Pd., yang telah mengikuti Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Selasa, 3 Februari 2026.

Ujian terbuka tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) UPI dan berlangsung di Auditorium Lantai 2 FPMIPA A. Kegiatan akademik ini dimulai pukul 13.30 WIB dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi FPMIPA UPI, sehingga dapat diikuti oleh sivitas akademika lintas perguruan tinggi serta masyarakat luas.

Dalam ujian terbuka itu, Dr. Rifqi Hidayat mempresentasikan disertasi berjudul “Analisis Literasi Numerasi Aljabar Siswa SMP Menggunakan Onto-Semiotic Approach Ditinjau dari Gaya Belajar Visual, Audio, Read/Write, dan Kinestetik.” Penelitian ini mengangkat isu strategis dalam pendidikan matematika, khususnya terkait penguatan literasi numerasi aljabar siswa sekolah menengah pertama yang hingga kini masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan.

Melalui pendekatan onto-semiotik, Dr. Rifqi menjelaskan bahwa pemahaman matematis siswa tidak hanya dapat diukur dari jawaban akhir, melainkan juga dari proses berpikir, pemaknaan konsep, penggunaan simbol, serta konteks yang melatarbelakanginya. Dengan mengaitkan analisis tersebut pada variasi gaya belajar siswa visual, audio, read/write, dan kinestetik penelitian ini menawarkan kerangka pembelajaran matematika yang lebih adaptif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Perjalanan studi doktoral yang ditempuh Dr. Rifqi Hidayat berlangsung hampir tujuh tahun dan penuh dinamika. Dalam proses panjang tersebut, ia sempat dilanda keraguan dan kelelahan, bahkan mempertanyakan kemampuannya untuk menyelesaikan studi S3. Namun, kesadaran bahwa perjuangan ini harus dituntaskan menjadi titik balik yang menguatkannya untuk terus bertahan hingga akhirnya mencapai tahap ujian terbuka promosi doktor.

Ujian terbuka promosi doktor ini dibimbing oleh Prof. Turmudi, M.Ed., M.Sc., Ph.D. selaku promotor, serta Prof. Dr. H. Jarnawi Afgani Dahlan, M.Kes. dan Prof. Dr. Elah Nurlaelah, M.Si. sebagai ko-promotor. Tim penguji yang terdiri atas Prof. Suhendra, M.Ed., Ph.D. dan Prof. Dr. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc., Ph.D. memberikan sejumlah catatan kritis dan masukan konstruktif untuk penyempurnaan disertasi.

Di balik capaian akademik tersebut, Dr. Rifqi Hidayat dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga. Ia merupakan pribadi yang penyayang terhadap istri dan meyakini bahwa doa istri menjadi sumber ketenangan batin sekaligus pancar rezeki dalam perjalanan hidup dan karier akademiknya. Disertasi ini ia dedikasikan untuk kedua orang tuanya yang telah tiada sebagai bentuk bakti dan penghormatan, serta untuk kedua saudaranya yang senantiasa memberikan dukungan moral.

Selain itu, Dr. Rifqi Hidayat juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada rekan-rekannya di Program Studi, khususnya keluarga besar FKIP UMC, yang selama ini senantiasa memberikan semangat, dukungan, dan pengertian selama ia menempuh proses studi doktoral. Dukungan kolektif tersebut menjadi salah satu kekuatan penting yang menjaga semangatnya tetap menyala hingga studi ini dapat diselesaikan.

Menanggapi capaian tersebut, Wakil Rektor II UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa sudah saatnya Dr. Rifqi mengamalkan dan mengimplementasikan keilmuannya di Kampus UMC.

Apresiasi serupa disampaikan Wakil Rektor III UMC, Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., yang berharap hasil disertasi tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Capaian ini tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga kebanggaan bagi FKIP UMC, sekaligus menegaskan komitmen UMC dalam melahirkan akademisi yang tangguh, berdedikasi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional.