UMC Press dan Prodi PBI Gelar Embassy Visit ke Kedutaan Australia, Jajaki Kolaborasi Akademik dan Budaya
UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) melalui UMCpress bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) akan menggelar kegiatan Embassy Visit atau tour de embassy ke Kedutaan Australia di Jakarta pada 12 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari wujud nternasionalisasi muhammadiyah dan penguatan Prodi PBI, berpredikat unggul pertama di UMC.
Upaya benchmarking unggul Prodi PBI sejatinya melakukan lompatan-lompatan global yang berdampak, sekaligus membuka peluang kerja sama strategis di bidang akademik, riset, dan budaya.
Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris, Dila Charisma M.Pd, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan luaran dari mata kuliah Semantic and Pragmatic serta English for Business. Sebelumnya, Prodi PBI telah menyelenggarakan kegiatan pengayaan akademik melalui webinar pada Januari 2026 bertema “Ekologi dan Ekolinguistik” .
Pada Embassy Visit mendatang, Prodi PBI akan didampingi unsur pimpinan UMC, termasuk Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, Dr. Hj Fikriyah, sebagai bentuk komitmen universitas dalam memperluas jejaring akademik dan budaya internasional.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMC tengah berikhtiar menjajaki kerja sama dengan Kedutaan Australia, termasuk kemungkinan Duta Besar Australia untuk Indonesia atau pejabat terkait memberikan kuliah pakar di Prodi PBI UMC. Kuliah ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen terkait diplomasi, pendidikan bahasa Inggris, serta hubungan Australia Indonesia.
Selain kunjungan ke kedutaan, Prodi PBI juga bakal menjajaki kolaborasi dengan sekolah-sekolah internasional seperti Australian Independent School (AIS) Jakarta.
Sementara itu, Dosen PBI yang juga inisiator Embassy Visit, Mr. MNA juga tengah intens berkomunikasi dengan pihak kedutaan agar adanya peluang internship program mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMC untuk mengikuti program magang dan praktik lapangan di Kedutaan Australia, institusi pendidikan Australia, maupun lembaga internasional terkait.
Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global.
Agenda lain yang direncanakan meliputi penyelenggaraan workshop, seminar, dan konferensi internasional di bidang pendidikan bahasa Inggris. Kegiatan tersebut akan menghadirkan pembicara tamu dari Australia, baik secara daring maupun luring, guna memperkaya perspektif akademik mahasiswa dan dosen.
Sebagai bagian dari penguatan pertukaran budaya, Mr. MNA juga mengajukan proposal kolaborasi agar Kedutaan Australia berkenan menggelar Multicultural Festival Australian–Indonesian di lingkungan UMC.
Festival ini diharapkan menjadi ruang interaksi budaya yang mempererat hubungan antarbangsa serta menumbuhkan nilai-nilai multikultural di kalangan civitas akademika.
Senada dengan itu, Strategic Communications Officer Australian Embassy Jakarta, Ms. Marie, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat atas kunjungan para akademisi dari Prodi PBI UMC. Ia menilai kehadiran delegasi akademik tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Australia, khususnya di bidang pendidikan, bahasa, dan pertukaran budaya.
Menurut Ms. Marie, kolaborasi akademik memiliki peran penting dalam membangun pemahaman lintas budaya, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membuka ruang kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi kedua negara. Australian Embassy Jakarta, kata dia, sangat terbuka untuk menjajaki berbagai bentuk kerja sama, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum, hingga program-program kebudayaan yang mendorong kompetensi global generasi muda.
Ia berharap pertemuan ini menjadi awal yang konstruktif bagi terwujudnya kemitraan akademik yang saling menguntungkan dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan.