Seriusi Terapkan Kampus Merdeka, FE UMC Gelar Studi Banding Virtual dengan FEB UAD

Seriusi Terapkan Kampus Merdeka, FE UMC Gelar Studi Banding Virtual dengan FEB UAD

Seriusi Terapkan Kampus Merdeka,  FE UMC Gelar Studi Banding Virtual dengan FEB UAD
Studi Banding Virtual FE UMC dan FEB UAD (Foto: UMCPRESS.ID)

UMCPRESS.ID - Fakultas EKonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon (FE UMC) menggelar studi banding virtual dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (FEB UAD) dengan tema "Studi banding implementasi MB-KM bersama FEB Universitas Ahmad Dahlan", Rabu (7/4/2021).

Studi banding virtual ini dihadiri oleh semua dosen dari masing-masing Fakultas dan banyak isu yang mengemuka dan sangat bermanfaat guna mewujudkan kampus merdeka baik di FE UMC dan FEB UAD. 

Dekan FE UMC, Sari Laelatul Qodar mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yang merupakan program unggulan Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Makarim.

Sebagai penguatan,FE UMC  pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 mulai mengipmplementasikan kegiatan MBKM melalui penyesuaian kurikulum pada Prodi Akuntansi  yang sudah dapat menerapkan kurikulum MBKM

“Saya sangat senang karena beberapa mahasiswa kami memiliki tekad untuk mengikuti program pertukaran pelajar ini dan berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensinya hingga berdaya saing” tegas Sari saat memberikan sambutan secara online. 

Dalam sambutannya, Sari juga berharap bisa menyerap ilmu dan mempelajari tentang penerapan implementasi kampus merdeka di FEB UAD.

" Saya berharap kegiatan studi banding virtual bisa memperkuat koordinasi diantara kedua Fakultas untuk bisa bekerja sama dalam berbagai bidang yang diperlukan," ucap Sari. 

Sementara itu, Dekan FEB UAD, Salamatun Asakdiyah menyambut baik inisiasi FE UMC untuk memperkuat koordinasi guna mewujudkan MBKM. Tentunya, sesama Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) memiliki tujuan yang sama agar bisa melangkah maju dan unggul.

FEB UAD senantiasa bertekad melakukan kolaborasi masif dengan berbagai pihak, termasuk dengan FE UMC yang memiliki semangat yang sama untuk melejitkan PTM yang berdaya saing, baik di kancah nasional dan global.

Bagi Salamatun, studi banding virtual dengan FE UMC sangat linier dengan cita-cita Muhammadiyah, dimana itu semua senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai keislaman, sehingga sumber daya yang lahir dari mampu memberikan konstribusi positif bagi masyarakat.

Diakhir paparannya, Salamatun menilai studi banding ini tidak hanya berakhir sebatas diskusi virtual, tetapi akan dilanjutkan dengan pertemuan secara fisik antara kedua Fakultas untuk mengejawantahkan MBKM dalam konteks berkemuhammadiyaan yang sejati.