UMC Sambut One Minute Startup Challenge 2026, Perkuat Kolaborasi dan Lahirkan Inovator Muda Ekonomi Kreatif

UMC Sambut One Minute Startup Challenge 2026, Perkuat Kolaborasi dan Lahirkan Inovator Muda Ekonomi Kreatif

UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menyambut penyelenggaraan One Minute Startup Challenge melalui program Aktivasi Startup Indonesia (ASTA) yang diinisiasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober 2026, ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi digital di kalangan mahasiswa.

Mengusung semangat akselerasi ekonomi kreatif, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh pemerintah, akademisi, dan praktisi industri kreatif.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Tri Wahyudi; tenaga ahli Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Ibu Riwudu Mujirahayu; Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III, dr. Ratnawati, M.KKK; serta Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Arif Nurudin, M.T.

Turut hadir Badru Salam, Mochamad Syarif Hidayat, Anjar Gumilar Dwi Januar, Nabil Dhiya Muwaffak, Yuricho Billy P. Nainggolan, dan Erdy Suryadarma sebagai bagian dari jajaran tamu dan praktisi yang mendukung pengembangan ekosistem startup.

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Ekonomi Kreatif yang memilih UMC sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membangun kemandirian ekonomi, dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya gagasan kreatif dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya belajar menyusun ide bisnis, tetapi juga berani mengimplementasikannya menjadi karya nyata yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial,” ungkap Arif Nurudin.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan komunitas kreatif menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui One Minute Startup Challenge, mahasiswa ditantang mengemas gagasan bisnis inovatif dalam video pitchingberdurasi satu menit. Program ini tidak sekadar menguji kreativitas, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi, perencanaan bisnis, kerja sama tim, serta keberanian mempresentasikan solusi di hadapan publik.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan model bisnis, teknik pitching, penulisan naskah kreatif, produksi video, serta pendampingan langsung dari praktisi.

Karya peserta selanjutnya berkesempatan tampil dalam pameran IDE.IND di pusat perbelanjaan Kota Cirebon pada 5 November 2026. Tiga tim terbaik juga berpeluang memperoleh penghargaan dari Menteri Ekonomi Kreatif.

Penyelenggaraan ASTA di UMC diharapkan mampu melahirkan wirausahawan muda yang kreatif, tangguh, serta berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.