Refleksi Sumpah Pemuda, FEB UMC Siapkan Penyerahan 1.000 Bibit Pohon kepada Pelajar

Refleksi Sumpah Pemuda, FEB UMC Siapkan Penyerahan 1.000 Bibit Pohon kepada Pelajar

UMCPRESS.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (FEB UMC) bersama UMC Press menggelar kegiatan Refleksi Sumpah Pemuda ke-98 dengan mengangkat tema “Green Economy for Sustainable Living: Tumbuhkan Optimisme di Tengah Badai”, Jumat, 30 Oktober 2026.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 hingga 09.30 WIB di FEB Universitas Muhammadiyah Cirebon ini menghadirkan anggota DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., sebagai dosen tamu.

Acara tersebut juga menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMC, Associate Prof. Dr. Asep Gunawan, M.Si., CHRA., yang dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus memperkuat pesan pentingnya pendidikan tinggi dalam mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Kegiatan Refleksi Sumpah Pemuda ke-98 ini juga melibatkan Wakil Dekan FEB UMC, Dr. Ali Jufri, S.E., M.M.; Ketua Program Studi Manajemen, Puspa Dewi Yulianti, M.M.; serta Ketua Program Studi Akuntansi, M. Taufik Azis, S.E., M.Si., Akt., CA.

Peringatan 98 tahun Sumpah Pemuda ini menjadi momentum refleksi terhadap peran generasi muda dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang semakin kompleks.

Melalui tema ekonomi hijau, FEB UMC ingin memperkuat kesadaran bahwa pertumbuhan ekonomi perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran Rokhmin Dahuri diharapkan memberikan wawasan strategis mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia, terutama dalam mengembangkan potensi sumber daya nasional melalui pendekatan yang berkelanjutan.

Konsep green economy menekankan pentingnya aktivitas ekonomi yang mampu menciptakan pertumbuhan, membuka kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mengurangi tekanan terhadap lingkungan.

Dalam konteks pembangunan nasional, pendekatan tersebut menjadi semakin relevan di tengah tantangan perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, serta kebutuhan memperkuat ketahanan pangan dan energi.

Selain kuliah dosen tamu, rangkaian kegiatan juga mencakup pembacaan teks Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pemuda Indonesia yang pada 28 Oktober 1928 menegaskan semangat persatuan bangsa.

Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kembali nasionalisme, solidaritas, serta tanggung jawab generasi muda dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pemberian 1.000 bibit pohon kepada SMA Pesantren Al-Hikmah.

Program tersebut menjadi bentuk implementasi nyata gerakan hijau yang menghubungkan nilai-nilai pendidikan, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab sosial.

Melalui penyerahan bibit pohon, penyelenggara ingin mengajak pelajar untuk memahami bahwa pembangunan berkelanjutan tidak cukup diwujudkan melalui diskusi akademik, tetapi juga membutuhkan tindakan langsung yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan penggerak perubahan sosial.

Kolaborasi FEB UMC dan UMC Press diharapkan dapat memperluas literasi ekonomi hijau sekaligus mendorong lahirnya gagasan inovatif dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

Semangat Sumpah Pemuda menjadi landasan untuk membangun optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan melalui pendidikan, kolaborasi, inovasi, dan kepedulian lingkungan.

Dengan mengusung pesan “Indonesia Berkemajuan, Masa Depan Berkelanjutan”, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda agar aktif mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan ramah lingkungan.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 melalui pendekatan ekonomi hijau tersebut juga menunjukkan bahwa semangat persatuan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata untuk menjaga keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.