Milad ke-26 UMC Bakal Hadirkan Mendikdasmen:Teguhkan Kampus Unggul, Berbudaya dan Islami

Milad ke-26 UMC Bakal Hadirkan Mendikdasmen:Teguhkan Kampus Unggul, Berbudaya dan Islami

UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menjadikan Milad ke-26 sebagai momentum penting untuk memperkuat langkah menuju perguruan tinggi yang unggul, berbudaya, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap kokoh dengan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.

Puncak Milad ke-26 UMC akan digelar di Convention Hall UMC, Senin, 28 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Menembus Batas Inovasi: Berbasis Budaya, Unggul di Era Digital.”

Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T. mengatakan, usia 26 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh sivitas akademika untuk membawa UMC terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Milad ke-26 bukan hanya tentang bertambahnya usia institusi, tetapi tentang bagaimana UMC terus bekerja keras, berinovasi, meningkatkan kualitas, menjaga nilai budaya, serta memperkuat karakter Islami dalam setiap proses pendidikan,” ujarnya.

Secara filosofis, angka 26 dapat dimaknai sebagai simbol keseimbangan dan tanggung jawab. Angka dua menggambarkan kolaborasi dan kebersamaan, sementara angka enam mencerminkan kepedulian, tanggung jawab, serta kesinambungan. Nilai tersebut selaras dengan perjalanan UMC yang terus membangun kekuatan melalui kerja sama, inovasi, dan pengabdian.

Nilai-nilai Muhammadiyah juga menjadi fondasi penting dalam pengembangan UMC. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, etos kerja, kepedulian sosial, serta kebermanfaatan bagi masyarakat.

Semangat kerja keras menjadi bagian dari perjalanan UMC dalam menghadapi perubahan zaman. Transformasi digital menuntut perguruan tinggi untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, riset, pengabdian, tata kelola, serta kemampuan lulusan dalam menghadapi persaingan.

Momentum Milad ke-26 semakin kuat dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadiran tokoh nasional sekaligus figur penting dalam Muhammadiyah tersebut menjadi bagian strategis bagi UMC dalam memperluas jejaring dan memperkuat posisi institusi dalam ekosistem pendidikan nasional.

Arif Nurudin menilai kehadiran Mendikdasmen menjadi dorongan moral sekaligus akademik bagi UMC untuk terus meningkatkan kualitas.

“Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti tentu menjadi kehormatan sekaligus energi bagi UMC. Ini memperkuat tekad kami untuk terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang unggul, berbudaya, Islami, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.

Milad ke-26 pun menjadi penegasan bahwa UMC tidak sekadar bertambah usia. Kampus ini terus membangun kualitas melalui kerja keras, inovasi, budaya akademik, nilai Islam, serta semangat memberi dampak nyata bagi masyarakat.