Pesan Bos MBG di MATAF UMC 2026: Jadilah Generasi ini..
UMCPRESS.ID - Generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan Indonesia di tengah perkembangan teknologi, industri, hilirisasi, dan transisi energi. Mahasiswa dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan beradaptasi, serta kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Pesan tersebut disampaikan Direktur PEM Akamigas Kementerian ESDM RI, Dr. Erdila Indriani, S.Si., M.T., saat menghadiri kegiatan Masa Ta'aruf (MATAF) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) 2026 di Convention Hall UMC, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Erdila hadir mewakili Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia.

Di hadapan mahasiswa baru UMC, Erdila menekankan pentingnya mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang mampu menghadapi perubahan cepat. Menurutnya, dunia pendidikan tinggi harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter, kepemimpinan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan.
Mahasiswa juga perlu memahami bahwa tantangan masa depan akan semakin kompleks. Perubahan teknologi, kebutuhan industri, transformasi energi, serta perkembangan ekonomi menuntut sumber daya manusia yang mampu terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.
Karena itu, masa perkuliahan perlu dimanfaatkan secara optimal. Mahasiswa tidak hanya dituntut menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga aktif memperluas pengalaman melalui organisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, kegiatan pengembangan kompetensi, maupun berbagai ruang kolaborasi.
Erdila juga mendorong mahasiswa baru UMC untuk memiliki keberanian berinovasi. Kemampuan menghasilkan gagasan dan solusi menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda untuk berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Dalam konteks sektor energi, kebutuhan sumber daya manusia berkualitas semakin penting seiring agenda pemerintah dalam mendorong hilirisasi dan transisi energi. Perubahan tersebut membutuhkan generasi yang memahami perkembangan teknologi sekaligus mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.
Perguruan tinggi, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga integritas dan kesiapan menghadapi dunia profesional.
Melalui pelaksanaan MATAF UMC 2026, mahasiswa baru diharapkan memiliki pemahaman awal mengenai kehidupan perguruan tinggi sekaligus mempersiapkan diri untuk menjalani proses pendidikan dengan serius.
Terakhir, Erdila ajak generasi unggul diharapkan mampu menggabungkan kemampuan akademik, keterampilan, karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengambil peran nyata dalam pembangunan serta menghadapi perubahan dunia kerja dan industri yang semakin dinamis.