MATAF UMC 2026 Bekali Mahasiswa Baru Jadi Pribadi Mandiri dan Tangguh

MATAF UMC 2026 Bekali Mahasiswa Baru Jadi Pribadi Mandiri dan Tangguh

UMCPRESS.ID - “Pendidikan bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diperoleh, tetapi tentang bagaimana seseorang tumbuh menjadi pribadi yang matang, mandiri, dan bertanggung jawab.” Pesan itu menjadi semangat dalam pelaksanaan Masa Ta’aruf (MATAF) Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) 2026 yang berlangsung di Convention Hall UMC, Sabtu (3/10/2026).

Rektor UMC, Arif Nurudin, S.T., M.T., mengatakan MATAF UMC 2026 dirancang sebagai jembatan transisi bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dari kehidupan sekolah menuju dunia perguruan tinggi. Menurutnya, perkuliahan bukan sekadar kelanjutan masa SMA, melainkan fase baru yang menuntut kemandirian, kedewasaan berpikir, tanggung jawab, serta kemampuan menyeimbangkan rasionalitas dan moralitas.

" Kami mengajak mahasiswa untuk meluruskan niat sejak awal mengikuti perkuliahan. Proses pendidikan di perguruan tinggi diharapkan menjadi ikhtiar menuntut ilmu untuk membangun masa depan diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara," ujarnya.

Selain itu, kata Arif, mahasiswa diminta menjaga nama baik almamater UMC sebagai perguruan tinggi Islam yang menjunjung tinggi etika, kesopanan, nilai keislaman, dan kebangsaan. Sikap fokus dan gigih juga harus dimiliki karena perjalanan selama kuliah tidak selalu berjalan mudah. Setiap tantangan diharapkan menjadi bagian dari proses pembentukan pribadi yang tangguh.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Dr. Iu Rusliana, M.Si., mengatakan kehidupan kampus memiliki budaya dan pola yang berbeda dibandingkan pendidikan sebelumnya. Mahasiswa perlu memahami dan menjalani proses tersebut dengan tekun.

Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Prinsip tersebut sejalan dengan konsep pembentukan kebiasaan dalam buku Atomic Habits serta nilai Islam yang mendorong seseorang untuk menjaga amal secara berkelanjutan.

Menurutnya, kebiasaan seperti bangun pagi, melaksanakan salat Subuh, membaca Al-Qur'an, belajar secara rutin, mengunjungi perpustakaan, dan membangun kemandirian dapat menjadi fondasi perkembangan mahasiswa.

Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk memiliki target studi yang jelas.

“Masuk 2026, tekadkan lulus 2030. Jangan menjadi mahasiswa abadi. Isi hari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat dan jadilah kader Muhammadiyah terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon yang diwakili Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja, S.I.K., M.K., menekankan pentingnya kecakapan mahasiswa dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, karakter seseorang dapat tercermin dari apa yang ditulis, diunggah, dan dibagikan melalui media sosial. Platform digital memberikan peluang besar untuk memperoleh informasi dan berdiskusi dengan masyarakat dari berbagai daerah, tetapi juga membawa berbagai risiko.

Karena itu, mahasiswa diminta tidak sekadar menggunakan media sosial untuk berbagi informasi, tetapi juga mampu bersikap kritis dan bijak.

“Jadikan media sosial sebagai ruang untuk menyebarkan kebaikan dan informasi yang bermanfaat. Tidak semua yang tersedia di internet layak dikonsumsi. Teknologi harus diarahkan ke hal-hal positif,” pesannya.

Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon yang diwakili Kapten Rifka Andri Harsoyo turut menyampaikan materi mengenai kehidupan berbangsa, bernegara, dan jati diri bangsa. Mahasiswa diingatkan untuk memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kehidupan kebangsaan.

Nilai toleransi, gotong royong, ketaatan terhadap hukum, penghormatan terhadap perbedaan, serta pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam menjaga identitas bangsa di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor I Dr. Badawi, S.E., M.Si., Wakil Rektor II Dr. Dewi Nurdianti, M.Pd., Wakil Rektor III Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., unsur Badan Pelaksana Harian UMC, PDM Kab/kota Cirebon, para dekan, wakil dekan, ketua program studi, kepala biro, kepala lembaga, serta mahasiswa baru UMC 2026.