PPG FKIP UMC Gelar Karya Calon Guru 2026, Menghidupkan Kearifan Lokal Cirebon melalui Inovasi Pendidikan
UMCPRESS.ID - Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sukses menyelenggarakan kegiatan Gelar Karya Mahasiswa PPG Calon Guru (Cagur) Gelombang 1 Tahun 2026, Kamis (29/10/2026), di Aula Masjid Raya UMC.
Mengusung tema “Cirebon Berdaya: Kearifan Lokal untuk Ketahanan Pangan, Pendidikan, dan Komunitas Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan antara gagasan akademik, kekayaan budaya, dan kepedulian sosial. Beragam karya mahasiswa memperlihatkan bagaimana pendidikan dapat tumbuh dari akar kearifan lokal sekaligus menjawab tantangan masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UMC, Dr. Badawi, M.Si., serta dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten Cirebon bersama sivitas akademika UMC.

Dekan FKIP UMC, Assoc. Prof. Dr. Hj. Fikriyah, M.A., menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter calon pendidik yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap dinamika sosial, budaya, dan lingkungan.
Gelar karya ini menghadirkan berbagai produk inovatif sebagai luaran Mata Kuliah Projek Kepemimpinan. Setiap karya lahir melalui proses identifikasi potensi lokal, pemetaan persoalan masyarakat, serta pengembangan solusi kreatif yang berpijak pada kebutuhan nyata.
Melalui karya tersebut, mahasiswa menunjukkan kemampuan mengintegrasikan kepemimpinan, kolaborasi, kreativitas, dan tanggung jawab sosial dalam satu proses pembelajaran yang berorientasi pada kebermanfaatan.
Kepala Program Studi PPG UMC, Dr. Ikariya Sugesti, S.S., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus merepresentasikan visi keilmuan PPG UMC, yakni tekno-etnopedagogi, yang memadukan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik pendidikan.
Pendekatan tersebut mendorong mahasiswa menggali kekayaan budaya, tradisi, pengetahuan masyarakat, serta sumber daya khas Cirebon untuk dikembangkan menjadi inovasi pembelajaran yang kontekstual, edukatif, dan berkelanjutan.
Dalam kerangka tersebut, teknologi tidak sekadar menjadi perangkat pembelajaran, melainkan sarana memperluas manfaat pengetahuan lokal agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Gelar karya ini juga menegaskan bahwa ruang belajar calon guru tidak berhenti pada dinding kelas. Kehidupan masyarakat, persoalan lingkungan, serta tantangan ketahanan pangan dapat menjadi sumber pembelajaran yang membentuk kecakapan berpikir kritis dan kepemimpinan sosial.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, PPG FKIP UMC berharap lahir pendidik profesional yang adaptif, inovatif, berintegritas, serta mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Semangat Cirebon Berdaya diharapkan terus bertumbuh melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Dengan demikian, karya mahasiswa tidak berhenti sebagai dokumentasi akademik, tetapi berkembang menjadi kontribusi nyata bagi penguatan pendidikan, ketahanan pangan, dan keberlanjutan komunitas.
Di tangan calon guru, kearifan lokal menemukan ruang baru untuk diwariskan, dikembangkan, dan dihidupkan melalui pendidikan yang berpihak pada masa depan.