UMC Gelar Wisuda ke-34, Rektor Arif Nurudin: Di Mana Pun Berkiprah, Jadilah Teladan

UMC Gelar Wisuda ke-34, Rektor Arif Nurudin: Di Mana Pun Berkiprah, Jadilah Teladan

UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar Wisuda ke-34 Sarjana, Diploma, dan Profesi Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema Beyond Graduation, Sabtu dan Ahad di CH UMC, 17-18 Oktober 2026. Momentum bersejarah ini menjadi awal perjalanan para lulusan untuk memasuki kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat dengan bekal ilmu pengetahuan, kompetensi, serta integritas.

Prosesi wisuda dihadiri Rektor UMC Arif Nurudin, M.T., Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Badawi, S.E., M.Si., Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Dewi Nurdianti, M.Pd., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Bagus Nurul Iman, M.Pd., serta jajaran Badan Pembina Harian (BPH) UMC.

Hadir pula perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten dan Kota Cirebon, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Rektor UMC Arif Nurudin menegaskan bahwa wisuda merupakan momentum bersejarah sekaligus awal perjalanan lulusan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap transformasi bangsa.

“Kelulusan bukan titik akhir perjalanan mahasiswa UMC, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan nyata. Di sanalah kapasitas, karakter, dan integritas para lulusan akan diuji,” ungkapnya.

Menurutnya, para wisudawan menghadapi perubahan global yang semakin cepat, ditandai perkembangan digitalisasi, kecerdasan buatan (artificial intelligence), otomasi, dan konektivitas global. Karena itu, penguasaan teknologi harus diimbangi kematangan moral dan tanggung jawab sosial.

“Teknologi tanpa kompas moral akan kehilangan arah. Manfaatkan kecerdasan buatan untuk menghadirkan inovasi dan solusi bagi masyarakat. Jangan pernah membiarkan teknologi mengikis karakter dan integritas yang telah dibangun selama perkuliahan,” tegasnya.

Arif juga mengingatkan bahwa setiap lulusan merupakan duta almamater yang membawa nama baik UMC. Kejujuran intelektual, kepemimpinan humanis, dan semangat pembelajaran sepanjang hayat harus menjadi landasan dalam berkarya.

“Di mana pun berkiprah, jadilah teladan. Hadirkan kepemimpinan yang humanis, tuntaskan tanggung jawab dengan integritas, dan berikan solusi bagi masyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan kebanggaan atas prestasi Isma Elan Maulani, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika angkatan 2022, yang berhasil mencatatkan namanya dalam Vulnerability Hall of Fame World Health Organization (WHO) dan National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Isma masuk dalam daftar ethical hackers and vulnerability researchers WHO setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan berupa Unrestricted File Upload pada salah satu sistem WHO, 22 Januari 2026.

Temuan tersebut dilaporkan melalui mekanisme responsible disclosure, yakni pelaporan kerentanan secara etis agar pengelola sistem dapat melakukan perbaikan keamanan.

Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa UMC bersaing dalam penguasaan teknologi digital pada tingkat internasional.

Melalui semangat Beyond Graduation, UMC berharap para lulusan mampu menjadi generasi pembelajar, inovator, dan pemimpin berintegritas yang menghadirkan solusi bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.