Sebagai Peraih Predikat Unggul Pertama, Prodi PBI UMC Lakukan Benchmarking ke Prodi PBI UMP

Sebagai Peraih Predikat  Unggul Pertama, Prodi PBI UMC Lakukan Benchmarking ke Prodi PBI UMP

UMCPRESS.ID - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) akan melakukan kunjungan benchmarking ke Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Rabu (21/1/2026).

Sebagai Prodi  Pertama di UMC yang berpredikat Unggul, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis PBI UMC dalam memperkuat tata kelola akademik menuju akreditasi internasional.

Kunjungan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama akademik yang meliputi pengembangan kurikulum berstandar internasional, program visiting scientist, joint research dan publikasi, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis kolaborasi antarperguruan tinggi.  

Kaprodi PBI, Dila Charisma, M.Pd mengatakan bahwa benchmarking ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi PBI UMC untuk mengadopsi praktik-praktik unggul yang telah diterapkan PBI UMP. Menurutnya, pengalaman UMP dalam pengelolaan program internasional, riset kolaboratif, dan jejaring global menjadi referensi berharga bagi pengembangan prodi.

“Kunjungan ini bukan sekadar studi banding administratif, tetapi upaya serius untuk membangun ekosistem akademik yang berorientasi global. Kami ingin memastikan bahwa PBI UMC memiliki peta jalan yang jelas menuju akreditasi internasional,” ujar Dila Charisma.

Ia menambahkan, PBI UMC berkomitmen memperkuat budaya riset dosen dan mahasiswa melalui kolaborasi lintas institusi. Program joint research dan publikasi internasional dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan reputasi akademik prodi di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, kerja sama visiting scientist juga menjadi perhatian utama. Melalui skema tersebut, dosen dan peneliti dari luar negeri diharapkan dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan penelitian di PBI UMC.

 “Kehadiran visiting scientist akan memperkaya perspektif akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas luaran riset,” jelasnya.

Kedua prodi juga akan membahas penguatan pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan keilmuan bahasa Inggris. Program pengabdian diarahkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui literasi bahasa, peningkatan kapasitas guru, dan pemberdayaan komunitas.

Dila menegaskan, hasil benchmarking ini akan ditindaklanjuti secara konkret dalam bentuk perjanjian kerja sama dan program bersama. “Kami ingin kolaborasi ini berkelanjutan, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu akademik PBI UMC,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Dila berharap bahwa PBI UMC dapat mempercepat langkah transformasi menuju prodi berdaya saing internasional, sekaligus memperkuat peran pendidikan bahasa Inggris dalam menjawab tantangan global dan kebutuhan masyarakat.