FEB UMC Gandeng PT Dharmarenda Gelar Sertifikasi BNSP MS Office, Perkuat Link and Match

FEB UMC Gandeng PT Dharmarenda Gelar Sertifikasi BNSP MS Office, Perkuat Link and Match

UMCPRESS.ID - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggandeng PT Dharmarenda Technology Innovation dalam kegiatan Pembekalan Uji Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bidang MS Office. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, Rabu–Sabtu, 14–17 Januari 2026, bertempat di Kampus 1 FEB UMC, Jalan Tuparev, Kota Cirebon.

Pembekalan diikuti oleh mahasiswa semester 7 FEB UMC dari Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi. Kegiatan ini dirancang sebagai persiapan intensif bagi mahasiswa sebelum mengikuti uji sertifikasi kompetensi BNSP MS Office, yang mencakup penguasaan aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Kegiatan pembekalan uji sertifikasi ini diprakarsai oleh Kaprodi Manajemen FEB UMC, Puspa Dewi Yulianti, M.M., sebagai bagian dari strategi penguatan kompetensi lulusan berbasis kebutuhan industri. Ia menyampaikan bahwa inisiatif tersebut bertujuan menjembatani capaian akademik mahasiswa dengan tuntutan keterampilan praktis yang dibutuhkan dunia kerja saat ini.

“Pembekalan dan sertifikasi BNSP ini kami rancang agar mahasiswa memiliki kompetensi terstandar dan diakui secara nasional. Sertifikat BNSP menjadi bukti nyata kesiapan lulusan FEB UMC untuk masuk ke dunia kerja dan bersaing secara profesional,” ujar Puspa Dewi Yulianti.

Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini disampaikan oleh Dekan FEB UMC, Dr. Asep Gunawan, M.Si., CHRA. Ia menegaskan bahwa pembekalan uji sertifikasi BNSP MS Office tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam meraih predikat Unggul bagi dua program studi di FEB UMC, yakni Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMC untuk mendorong kedua program studi tersebut meraih predikat Unggul. Namun, bagi kami, keunggulan tidak berhenti pada capaian predikat akreditasi semata. Yang jauh lebih penting adalah memastikan lulusannya benar-benar unggul, diterima oleh industri, dan mampu bersaing di era persaingan yang semakin ketat seperti saat ini,” kata Asep Gunawan.

Menurutnya, penguatan kompetensi melalui sertifikasi profesi menjadi indikator penting dalam penilaian mutu lulusan sekaligus relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Oleh karena itu, FEB UMC secara konsisten mendorong kolaborasi dengan mitra industri dan lembaga profesional untuk memperluas akses mahasiswa terhadap sertifikasi kompetensi.

Ia menambahkan, FEB UMC akan terus mengembangkan program pembekalan dan sertifikasi serupa di berbagai bidang keahlian, sebagai bagian dari penguatan profil lulusan dan daya saing institusi. Dengan dukungan sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, mahasiswa FEB UMC diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat di pasar kerja regional maupun nasional.

Kegiatan pembekalan uji sertifikasi BNSP MS Office ini menjadi langkah konkret FEB UMC dalam membangun pendidikan tinggi berbasis kompetensi, mutu, dan relevansi dengan kebutuhan industri.