Aksi Nyata UMC di Ramadan: Lazismu Bagikan Sembako untuk Warga Sekitar Kampus

Aksi Nyata UMC di Ramadan: Lazismu Bagikan Sembako untuk Warga Sekitar Kampus

UMCPRESS -  Universitas Muhammadiyah Cirebon melalui Lazismu menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar kampus, Senin (17/03). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program “Ramadhan Ceria 1447 H” yang mengusung semangat berbagi di bulan suci.

Pembagian sembako dilakukan di lingkungan kampus UMC dan menyasar masyarakat sekitar yang dinilai membutuhkan. Sejak pagi, warga tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan untuk menerima bantuan yang telah disiapkan panitia. Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.

Ketua Lazismu UMC, Drs. H. Subhan, M.Si, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya berbagi, terutama di bulan Ramadan. Menurutnya, keberadaan Lazismu di lingkungan kampus tidak hanya berfungsi sebagai pengelola zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga sebagai jembatan antara civitas akademika dengan masyarakat sekitar.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa keberadaan kampus benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial dan memperluas keberkahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program pembagian sembako ini merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya terus diperluas cakupannya. Lazismu UMC juga berkomitmen untuk meningkatkan jumlah penerima manfaat seiring dengan meningkatnya partisipasi donatur dari kalangan dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Sementara itu, Rektor UMC, Arif Nurudin, MT, menuturkan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial. Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata.

“UMC tidak ingin menjadi menara gading yang jauh dari masyarakat. Melalui Lazismu, kami berupaya menghadirkan kampus yang inklusif dan berdampak langsung, terutama bagi warga di sekitar,” katanya.

Arif juga mengapresiasi kolaborasi antara Lazismu dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap semangat berbagi ini dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di lingkungan kampus.

"Dengan adanya kegiatan ini, kami  membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan kampus," pungkasnya.