Wujud Kepedulian Nyata, Dosen Prodi Ikor UMC Perkuat Sinergi dengan PORDI Kabupaten Cirebon

Wujud Kepedulian Nyata, Dosen Prodi Ikor UMC Perkuat Sinergi dengan PORDI Kabupaten Cirebon

UMCPRESS.ID - CIREBON – Sinergi antara dunia akademisi dan praktisi olahraga terus diperkuat guna memajukan industri olahraga di daerah. Pada Sabtu (25/04), Dr. Wahyu Erfandy, S.Or., M.Pd., dosen program studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), melakukan kunjungan silaturahmi dengan Pengurus Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Cirebon.

Pertemuan yang berlangsung hangat di wilayah Sumber ini tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi sosialisasi aturan resmi PORDI serta pelaksanaan turnamen mini.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Camat Sumber, serta calon pengurus PORDI Kota Cirebon yang tengah dalam tahap persiapan pembentukan struktur organisasi. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan kuat terhadap domino sebagai cabang olahraga prestasi yang kini tengah berkembang pesat di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Wahyu Erfandy yang juga dikenal sebagai anggota resmi Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) memberikan penekanan khusus mengenai integritas dalam berolahraga. Ia menyampaikan bahwa setiap cabang olahraga, termasuk domino, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga marwah sportivitas. Menurutnya, citra domino yang selama ini sering disalahartikan harus diubah melalui edukasi yang tepat mengenai aturan main yang profesional dan disiplin tinggi.

"Dalam dunia keolahragaan, aspek sportivitas sangat dijaga secara luar biasa. Domino bukan sekadar permainan pengisi waktu luang, melainkan olahraga prestasi yang mengandalkan strategi, ketangkasan berpikir, dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada. Sebagai akademisi dan bagian dari IADO, saya mendukung penuh standarisasi aturan PORDI agar ke depan para atlet domino kita benar-benar memahami etika bertanding yang jujur dan bersih," ujar Dr. Wahyu.

Sosialisasi aturan PORDI yang dilakukan bertujuan untuk menyeragamkan pemahaman teknis bagi para calon pengurus dan pemain di Cirebon. Hal ini dianggap krusial mengingat PORDI kini tengah gencar melakukan ekspansi organisasi guna menjaring bibit atlet potensial. Turnamen mini yang digelar di sela-sela acara pun menjadi ajang simulasi penerapan aturan baru tersebut, di mana para peserta tampak antusias mengikuti instruksi teknis dari pengurus daerah.

Acara yang berlangsung dengan penuh nuansa kekeluargaan ini ditutup dengan diskusi mengenai peluang kolaborasi antara FIKES UMC dan PORDI dalam bidang penelitian keolahragaan serta pendampingan atlet. Perwakilan Dispora Kabupaten Cirebon turut mengapresiasi inisiatif ini dan berharap agar domino dapat segera memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi maupun nasional. Melalui pertemuan ini, diharapkan olahraga domino di Cirebon semakin profesional dan jauh dari kesan negatif, sejalan dengan semangat olahraga yang sehat dan berintegritas.