Langkah Nyata Mahasiswa UMC: Bangun Desa, Perkuat Ekonomi, dan Sehatkan Masyarakat
UMCPRESS.ID - Di bawah langit cerah Kabupaten Kuningan, langkah besar menuju Indonesia Emas 2045 mulai ditapaki. Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggebrak Desa Cikondang melalui program “Pengabdian Desa Tahun 2026”. Selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (10–12 April 2026), desa ini menjadi saksi bagaimana teori di bangku kuliah menjelma menjadi solusi nyata bagi masyarakat rural.
Perjalanan dimulai pada Jumat siang, saat rombongan panitia dan peserta bertolak dari Kampus 2 UMC. Setibanya di Balai Desa Cikondang, semangat langsung terasa dalam malam pembukaan yang khidmat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Kehadiran Camat Hantara, M. Reza, S.STP, serta Kepala Desa Cikondang, Lia Nuryanah, S.P., menambah hangat suasana penyambutan para agen perubahan ini.
Memasuki hari kedua, Sabtu (11/4), kegiatan berlangsung dinamis dengan fokus pada tiga sektor utama: kesehatan, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi lokal. Bekerja sama dengan UNIMA, tim menggelar pemeriksaan kesehatan massal bagi warga. Sementara itu, tim dari Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) memberikan edukasi nutrisi unggas kepada para peternak.
Mahasiswa Teknik Industri UMC juga menunjukkan kontribusi teknis melalui perbaikan filter air guna memastikan akses air bersih yang layak. Selain itu, dilakukan penanaman bibit pohon di sekitar balai desa sebagai investasi ekologis jangka panjang. Pendampingan UMKM pun digelar intensif untuk mendorong pelaku usaha desa agar mampu berkembang dan naik kelas.
Hari terakhir, Ahad (12/4), menjadi puncak kegiatan. Setelah agenda tadabur alam di Curug Cirangkong, seluruh peserta kembali ke Balai Desa untuk mengikuti prosesi peresmian berskala nasional.
Rektor UMC, Arif Nurudin, M.T., menyampaikan apresiasi dan menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pembangunan daerah. Hal senada disampaikan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto, S.Si., M.Eng., yang mengapresiasi kolaborasi lintas perguruan tinggi Muhammadiyah. Wakil Kepala LPPM UMC Bidang Pengabdian Masyarakat sekaligus Pembina HMTI, Johan, M.T., menekankan pentingnya keberlanjutan program agar dampaknya dirasakan dalam jangka panjang.
Acara puncak turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Dr. Badawi (Wakil Rektor 1 UMC), Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc. (Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan), Sri Musfiroh, S.Si.T., M.Kes. (Rektor Universitas Ahmad Dahlan Cirebon), Tania Avianda Gusman, Ph.D. (Kepala LPPM UMC), Ir. Nuri Kartini, M.T., IPM., AER (Dekan Fakultas Teknik UMC), serta Uslan, S.Pd., M.Si., Ph.D. (perwakilan UM Kupang).
Menjelang penutupan, dilakukan demo website oleh Auran Fata sebagai langkah strategis digitalisasi desa. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing Desa Cikondang di era informasi sekaligus mempermudah layanan publik.
Tepat pukul 15.20 WIB, rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan semangat “Sayonara”. Para mahasiswa kembali dengan membawa pengalaman berharga, sekaligus meninggalkan jejak perubahan nyata. Melalui perpaduan teknologi, kesehatan, dan kepedulian sosial, HMTI UMC membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci menuju Indonesia yang lebih gemilang.