Kawal Mutu Pendidik Masa Depan, PPG UMC Gelar Evaluasi Semester I dan Workshop Deep Learning

Kawal Mutu Pendidik Masa Depan, PPG UMC Gelar Evaluasi Semester I dan Workshop Deep Learning

UMCPRESS.ID - CIREBON – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sukses menyelenggarakan Rapat Luar Kantor (RLK) Evaluasi PPG Calon Guru Gelombang 1 Semester 1 Tahun 2026. Kegiatan intensif yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Juni 2026, di Hotel Bentani, Kota Cirebon ini, menjadi forum strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu internal guna mencetak guru yang adaptif dan inovatif.

Berlandaskan regulasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas serta UU Guru dan Dosen, agenda ini dihadiri oleh 80 peserta lintas sektoral. Peserta terdiri dari Dekanat FKIP, pengelola prodi, dosen pengampu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), guru pamong, hingga tenaga kependidikan. Forum ini tidak hanya berfokus pada refleksi administratif, melainkan digabung dengan peningkatan kapasitas pedagogik melalui workshop Pembelajaran Transformatif dan Deep Learning.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat pleno, pelaksanaan program Semester 1 menorehkan capaian yang sangat positif pada tiga indikator utama:

  • Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) I: Melibatkan 119 mahasiswa di 26 sekolah mitra (18 SD dan 8 SMP) se-Wilayah Cirebon. Hasil evaluasi mencatat rata-rata capaian kinerja PPL I mencapai 89,80% (Kategori Sangat Baik), dengan 92,31% sekolah mitra memberikan penilaian tertinggi. Kompetensi kepribadian dan sosial mahasiswa menjadi aspek yang paling menonjol di lapangan.

  • Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM): Diikuti oleh 88,2% mahasiswa untuk menilai 30 dosen pengampu. Hasilnya, indeks kinerja dosen meraih skor 3,73 dari skala 4,00 (93,2%). Para dosen dinilai sangat unggul dalam aspek komunikasi interpersonal, sikap inklusif, dan objektivitas.

  • Layanan Akademik: Survei kepuasan mahasiswa terhadap lima dimensi kualitas layanan (termasuk Empathy dan Responsiveness) menghasilkan skor akhir 3,52 (Sangat Baik), yang menegaskan kesigapan tim IT dan admin kelas dalam mendampingi mahasiswa.

Dalam arahannya, Dekan FKIP UMC, Dr. Hj. Fikriyah, M.A., mengatakan bahwa hasil evaluasi ini merupakan cerminan komitmen universitas untuk tidak berkompromi terhadap mutu lulusan. Kendati menorehkan angka kepuasan yang tinggi, ia menggarisbawahi beberapa catatan evaluatif sebagai ruang perbaikan krusial untuk semester berikutnya.

"Kompetensi pedagogik mahasiswa, terutama dalam hal pengelolaan dinamika kelas dan pengembangan strategi pembelajaran inovatif, masih memerlukan penguatan bersama. Di sisi lain, para dosen pengampu juga didorong untuk lebih memvariasikan model pembelajaran berbasis proyek dan studi kasus melalui optimalisasi LMS," tegas Fikriyah.

Sementara itu, Ketua Prodi PPG UMC, Dr. Ikariya Sugesti, S.S., M.Pd. menuturkan bahwa integrasi antara rapat evaluasi dan workshop teknik pengajaran sengaja dirancang untuk memperkecil jarak antara teori di kampus dengan realitas kelas. Pihaknya bergerak cepat menyusun instrumen solutif guna menjawab umpan balik dari para mahasiswa serta sekolah mitra.

Selain aspek akademik, mahasiswa memberikan masukan terkait aspek sarana pendukung perkuliahan. Beberapa poin yang menjadi perhatian adalah perlunya peningkatan stabilitas jaringan internet kampus, pemeliharaan smartboard, serta sinkronisasi jadwal akademik dengan agenda kegiatan di sekolah mitra agar tidak berbenturan.

Sebagai langkah konkret dan solutif, Manajemen PPG UMC telah merumuskan sejumlah rencana tindak lanjut. Prodi berkomitmen untuk memperketat pembekalan klinis sebelum menerjunkan mahasiswa ke program PPL berikutnya. Selain itu, sinkronisasi kalender akademik dengan sekolah mitra akan segera diselesaikan, dibarengi dengan peningkatan frekuensi bimbingan oleh DPL dan guru pamong demi menjaga mutu kelulusan yang kompetitif di abad ke-21.