Keseruan Festival Seni Budaya ABDIMAS UMC FISIP di Slangit Kolaborasi Lestarikan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Desa
UMCPRESS.ID - Semangat pelestarian budaya berpadu dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat mewarnai gelaran Festival Seni Budaya ABDIMAS FISIP UMC 2026 di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan 2026 yang diselenggarakan di Balai Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Cirebon 2026 (UMC) bersama Pemerintah Desa Slangit dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Festival berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari. Rangkaian acara diawali dengan Senam Sehat Bersama yang diikuti ratusan warga, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Donor Darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan.
Memasuki siang hingga malam, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang mengangkat potensi budaya lokal, di antaranya Lomba Tari Topeng, Lomba Video Konten Kreatif, serta Pemutaran Film Dokumenter yang mengisahkan sejarah, budaya, dan potensi Desa Slangit. Festival juga diramaikan dengan Bazar UMKM, program Tebus Murah Sembako, hiburan rakyat, dan pembagian doorprize.
Ketua pelaksana kegiatan, Zahra Halimatusa'diyah, mengatakan bahwa festival ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam upaya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
"Festival Seni Budaya UMC di Slangit ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin mengajak generasi muda untuk terus melestarikan Tari Topeng sebagai identitas budaya Cirebon, sekaligus memperkenalkan sejarah dan potensi Desa Slangit melalui karya kreatif seperti film dokumenter dan konten digital," ujar Zahra.
Pembimbing Abdimas Slangit, Wakil Dekan Fisip UMC, Agus Rianto.M.Si menjelaskan bahwa harapannya kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya dan turut memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa untuk memperluas jangkauan pasar.
Untuk masyarakat desa, ada pula Program Tebus Murah Sembako juga disambut antusias oleh masyarakat karena membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemerintah Desa Slangit mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMC yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Festival ini memberikan manfaat yang nyata. Selain menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya lokal, kegiatan ini juga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM serta membantu warga melalui program tebus murah sembako. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut," ujar Afendi, perwakilan Pemerintah Desa Slangit.
Keberhasilan Festival Seni Budaya UMC x Slangit 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai mitra dan sponsor, di antaranya Yamaha Arista, OMG (Oh My Glam), PMI Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon, Warmindo Ibu Negara, dan PT Pertamina.
Melalui festival ini, Universitas Muhammadiyah Cirebon bersama Pemerintah Desa Slangit berharap budaya lokal dapat terus lestari di tengah perkembangan zaman, partisipasi masyarakat semakin meningkat, serta produk-produk UMKM desa semakin dikenal luas sehingga mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat