Mahasiswa Internasional UMC Hadiri Mendongeng Cerita Rakyat Cirebon
UMCPRESS.ID - Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menghadiri kegiatan Mendongeng Cerita Rakyat Cirebon Tingkat SMP yang digelar di halaman Museum Cakrabuwana, Kabupaten Cirebon, Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon tersebut diikuti 50 peserta dari berbagai sekolah menengah pertama.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan kembali cerita rakyat Cirebon kepada generasi muda. Para peserta tidak hanya mengikuti perlombaan mendongeng, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengenal sejarah, kesenian, dan berbagai koleksi budaya yang tersimpan di Museum Cakrabuwana.
Wakil Rektor III UMC, Bagus Nurul Iman, M.Pd., mengatakan kehadiran mahasiswa internasional dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan budaya lokal kepada mahasiswa asing yang sedang menempuh pendidikan di UMC.
Menurutnya, mahasiswa internasional perlu mendapatkan pengalaman langsung mengenai kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat Cirebon. Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat mengenal cerita rakyat, kesenian tradisional, sejarah, serta nilai-nilai yang berkembang di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Mahasiswa Internasional UMC, Vicky Melwani, MBA. Kehadirannya mendampingi mahasiswa internasional UMC selama mengikuti rangkaian kegiatan kebudayaan yang berlangsung di Museum Cakrabuwana.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, mengatakan cerita rakyat merupakan bagian dari identitas daerah yang perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan oleh generasi muda.
“Cerita rakyat bukan sekadar cerita untuk didengar, melainkan tentang isi yang terkandung di dalamnya,” ujar Fajar.
Ia menjelaskan, cerita rakyat menyimpan berbagai pesan, pengetahuan, dan nilai budaya yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Karena itu, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal.
Fajar juga mengajak para pelajar untuk tidak hanya mengenal kebudayaan Cirebon, tetapi ikut menjaga, mempelajari, serta mengembangkannya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, R. Moh. Al Bana, mengatakan kegiatan mendongeng menjadi ruang untuk menggali kembali warisan cerita rakyat sekaligus mendekatkan pelajar dengan sejarah dan budaya daerah.
Menurutnya, metode mendongeng dapat menjadi media edukasi yang menarik bagi generasi muda karena pesan budaya dapat disampaikan melalui cerita yang mudah dipahami.
Selain mengikuti perlombaan, peserta juga dapat mengunjungi pameran koleksi Museum Cakrabuwana. Mereka turut menyaksikan penampilan kesenian tradisional Ronggeng Bugis sebagai salah satu bagian dari kekayaan budaya Cirebon.
Kehadiran mahasiswa internasional UMC dalam kegiatan tersebut turut memberikan pengalaman lintas budaya. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat Cirebon menjaga warisan budaya melalui cerita rakyat, museum, serta kesenian tradisional.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengetahuan generasi muda terhadap budaya daerah sekaligus membuka ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan kebudayaan Cirebon kepada masyarakat internasional.