FISIP UMC Rayakan Milad ke-26, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pengembangan Budaya di Era Digital

FISIP UMC Rayakan Milad ke-26, Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pengembangan Budaya di Era Digital

UMCPRESS.ID -Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memperingati Milad ke-26 melalui kegiatan orasi ilmiah yang mengangkat tema “Kolaborasi dan Inovasi dalam Pengembangan Potensi Budaya dan Masyarakat di Era Digital”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Ruang Amphitheater Perpustakaan Lantai 7, Gedung Juanda, Kampus 2 UMC.

Kegiatan Milad ke-26 FISIP UMC ini menjadi momentum refleksi perjalanan fakultas sekaligus ruang untuk memperkuat gagasan mengenai pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi budaya dan masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital.

Kegiatan diawali dengan Keynote Speech oleh Dekan FISIP UMC, Drs. H. Subhan, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Subhan menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan inovasi sebagai bagian dari upaya FISIP UMC dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan dinamika sosial di era digital.

Orasi ilmiah dalam rangka Milad ke-26 FISIP UMC disampaikan oleh Dr. Nurul Chamidah, S.Sos.I., M.I.Kom. dengan judul “Merajut Komunikasi, Menguatkan Kolaborasi: Strategi Pengembangan Potensi Budaya dan Masyarakat di Era Digital.” Orasi tersebut mengangkat pentingnya komunikasi sebagai fondasi dalam membangun kolaborasi serta mengembangkan potensi budaya dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dalam orasinya, pengembangan potensi budaya di era digital tidak hanya membutuhkan kemampuan memanfaatkan teknologi, tetapi juga strategi komunikasi yang mampu mempertemukan berbagai pihak. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya manusia yang dapat berkontribusi terhadap penguatan budaya serta pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah mitra dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dosen FISIP Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon beserta jajaran staf. Kehadiran para mitra tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat jejaring dan kolaborasi FISIP UMC dengan institusi pendidikan serta pemerintah daerah.

Kehadiran unsur pemerintah daerah juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mengembangkan potensi budaya dan masyarakat Kabupaten Cirebon. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi pertukaran pengetahuan, pengembangan program, riset, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi berbasis potensi lokal.

Mengusung semangat Milad ke-26, FISIP UMC menempatkan kolaborasi, inovasi, budaya, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam menghadapi perubahan lingkungan sosial akibat perkembangan teknologi digital. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bagi sivitas akademika untuk terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan menjaga nilai-nilai lokal di tengah transformasi digital.

Perayaan Milad ke-26 FISIP UMC diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama dan melahirkan berbagai gagasan serta program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kolaborasi dan inovasi menjadi kunci untuk merawat potensi budaya, memperkuat masyarakat, dan menghadirkan kontribusi perguruan tinggi yang relevan di era digital.”