Perjuangan Tanpa Lelah! Dr. Dea Lulus Cumlaude, Persembahkan Gelar untuk Keluarga
UMCPRESS.ID - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon kembali menorehkan prestasi akademik dengan melahirkan doktor baru. Dr. Dea Angkasa Putri Supardi, M.A.P., resmi meraih gelar Doktor dengan predikat Cumlaude atau Lulus dengan Pujian pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Gelar tersebut diraih setelah ia sukses mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor Program Studi S3 Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Bandung. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar FISIP UMC sekaligus memperkuat barisan akademisi bergelar doktor di lingkungan kampus.

Disertasi yang diangkat berjudul “Collaborative Governance dalam Pengembangan Situs Wisata Religi Makam Sunan Gunung Jati di Kabupaten Cirebon”. Dalam penelitiannya, Dr. Dea mengupas pentingnya tata kelola kolaboratif dalam pengembangan kawasan religi Makam Sunan Gunung Jati sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan spiritual. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pengelola situs, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi kunci menciptakan pengelolaan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Sidang promosi dipimpin oleh Prof. Dr. Benny Alexandri selaku Ketua Sidang. Tim promotor yang membimbingnya terdiri atas Associate Prof. Dr. Nina Karlina, S.IP., M.Si., Prof. Dr. Drs. Herijanto Bekti, M.Si., serta Dr. Elisa Susanti, S.IP., M.Si. Sementara itu, para oponen ahli dan penguji adalah Prof. Dr. Heru Nurasa, M.A., Prof. Dr. Dra. R. Ira Irawati, M.Si., Prof. Dr. Drs. Sam’un Jajaraharja, dan Dr. Ramadan Pancasilawan, S.Sos., M.Si. Dalam forum akademik tersebut, Dr. Dea mampu menjawab berbagai pertanyaan kritis dengan argumentasi yang sistematis dan berbasis data lapangan hingga akhirnya dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude.
Lebih dari sekadar capaian akademik, Dr. Dea dikenal sebagai aktivis muda dan tokoh perempuan yang konsisten menyuarakan isu-isu sosial, pemberdayaan perempuan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ia aktif dalam berbagai kegiatan sosialisasi kebijakan publik, edukasi masyarakat, dan advokasi partisipasi perempuan dalam pembangunan. Baginya, ilmu administrasi publik harus hadir sebagai solusi konkret bagi masyarakat.

Dalam suasana haru usai sidang, Dr. Dea menyampaikan bahwa disertasinya ia persembahkan untuk kedua orang tua tercinta yang selalu menjadi sumber doa dan kekuatan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada suami tersayang yang setia mendampinginya selama proses studi, bahkan rela menjadi “driver” setia dalam perjalanan Bandung–Cirebon dan Cirebon–Bandung demi memastikan ia dapat mengikuti setiap tahapan perkuliahan dan bimbingan dengan lancar.
Tak lupa, ia mendedikasikan keberhasilannya untuk anak tercinta yang menjadi penyemangat dalam setiap lelahnya perjuangan akademik. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada rekan-rekan kuliahnya di Unpad, rekan-rekan di Media Fajar Cirebon, serta seluruh dosen dan mahasiswa FISIP UMC yang terus memberikan dukungan moral dan intelektual.
Wakil Rektor I UMC, Dr. Badawi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Dr. Dea merupakan buah dari kerja keras, integritas, dan ketekunan yang luar biasa. “Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan institusi,” ujarnya.
Dekan FISIP UMC, Drs. Subhan, M.Si., turut mengaku bangga atas lahirnya doktor baru di fakultasnya. Ia berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan capaian ini, FISIP UMC kembali menegaskan komitmennya membangun tradisi akademik unggul sekaligus melahirkan intelektual yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga hadir sebagai agen perubahan yang berpihak pada masyarakat, perempuan, dan kelestarian lingkungan.