UMC Kirim Mahasiswa Ikuti ASEMO 2026 ke Universiti Utara Malaysia

UMC Kirim Mahasiswa Ikuti ASEMO 2026 ke Universiti Utara Malaysia

UMCPRESS.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengirimkan sejumlah mahasiswa untuk mengikutiASEAN Student Experiential Mobility Programme (ASEMO) 2026 di Universiti Utara Malaysia (UUM). Program mobilitas mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya UMC memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus memperkuat jejaring pendidikan tinggi di kawasan ASEAN.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMC, Associate Prof. Fikriyah, M.A., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UMC dalam program bertajuk “ASEAN Student Experiential Mobility Programme (ASEMO) 2026 Universitas Muhammadiyah Cirebon Goes To Universiti Utara Malaysia” tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti program internasional menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan wawasan akademik dan kemampuan berinteraksi dalam lingkungan global.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Muhammad Azka Maulana, juga mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa UMC dalam ASEMO 2026. Ia menilai program mobilitas internasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, memperluas wawasan lintas budaya, serta membangun kesiapan menghadapi lingkungan akademik dan profesional yang semakin terhubung secara global.

“Program seperti ASEMO menjadi kesempatan penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional. Kami sangat mengapresiasi mahasiswa yang berani mengambil peluang ini untuk belajar, berinteraksi, dan membawa nama baik UMC di tingkat ASEAN,” ujar Azka.

Menurut Azka, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya memberikan manfaat dari aspek akademik, tetapi juga melatih kemandirian, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, adaptasi, serta kerja sama dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Sementara itu, Fikriyah mengatakan pengalaman internasional tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, khususnya dalam berinteraksi dengan komunitas akademik dari negara lain. Mahasiswa juga diharapkan dapat membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program untuk dikembangkan kembali di lingkungan kampus.

Dalam ASEMO 2026, sejumlah mahasiswa UMC dari beberapa program studi tercatat menjadi peserta. Berdasarkan materi kegiatan, peserta antara lain berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Sufism and Psychotherapy, serta Manajemen.

Beberapa mahasiswa yang ditampilkan dalam materi kegiatan yakni Audrey Maulydina Azzahra dan Nabila Raiskha Putri dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Halgis Zaky Agustian dari Sufism and Psychotherapy, serta Liviya Nurul Azizah dari Program Studi Manajemen.

Program ASEMO 2026 juga menjadi momentum bagi UMC untuk memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi melalui interaksi langsung mahasiswa dengan lingkungan akademik di luar negeri. Kehadiran mahasiswa UMC di UUM diharapkan membuka ruang pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan budaya antarmahasiswa ASEAN.

KUI UMC berkomitmen terus mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai peluang mobilitas internasional. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya UMC membangun ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi global sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.

“Kami berharap mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal. Mereka tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi representasi UMC dan Indonesia dalam lingkungan internasional,” kata Azka.

Keikutsertaan dalam ASEMO 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa UMC sekaligus memperkuat hubungan akademik antara UMC dan perguruan tinggi mitra di kawasan ASEAN, khususnya Malaysia.