Prof. Abdul Karim Jadi Guru Besar Pertama FKIP UMC, Dekan: Jadi Penyemangat Dosen
UMCPRESS.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Cirebon (FKIP UMC) mencatat tonggak baru dalam pengembangan akademik dengan diraihnya jabatan profesor olehProf. Dr. Abdul Karim, M.Pd.I. Capaian tersebut menjadikan Prof. Abdul Karim sebagai guru besar pertama di lingkungan FKIP UMC sekaligus profesor kedua yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari jajaran pimpinan FKIP UMC. Dekan FKIP UMC, Dr. Hj. Fikriyah, M.A, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik Prof. Abdul Karim yang dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan institusi, khususnya dalam memperkuat tradisi akademik dan budaya keilmuan di lingkungan fakultas.
Menurut Fikriyah, pencapaian guru besar tidak hanya menjadi prestasi personal bagi Prof. Abdul Karim, tetapi juga memberikan energi positif bagi FKIP UMC. Kehadiran profesor di lingkungan fakultas diharapkan semakin mendorong dosen untuk meningkatkan kapasitas akademik, produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi keilmuan bagi masyarakat.
“Tentu ini menjadi penyemangat bagi dosen-dosen di FKIP agar bisa mengikuti jejak Prof. Abdul Karim,” ujar Fikriyah.
Ia menilai perjalanan menuju jabatan profesor membutuhkan konsistensi, ketekunan, dan komitmen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Karena itu, capaian Prof. Abdul Karim diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus contoh konkret bagi dosen-dosen FKIP UMC untuk terus mengembangkan kompetensi akademiknya.
Dengan bertambahnya guru besar, FKIP UMC juga memiliki peluang semakin besar untuk memperkuat posisi akademik dan kualitas pembelajaran. Profesor di lingkungan fakultas diharapkan dapat berperan dalam pengembangan keilmuan, pembinaan akademik, riset, publikasi, serta penguatan jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Cirebon telah memiliki guru besar, yakni Prof. Dr. H. Khaerul Wahidin, M.Ag, yang merupakan mantan Rektor UMC. Selain itu, UMC juga memiliki Prof. Dr. drh. RR Retno Widyani, M.S., M.H.
Dengan demikian, capaian Prof. Abdul Karim menjadi bagian penting dari perjalanan akademik UMC dalam memperkuat sumber daya manusia unggul. Khusus bagi FKIP, lahirnya guru besar pertama menjadi penanda semakin berkembangnya kapasitas akademik fakultas sekaligus membuka ruang lebih luas bagi penguatan budaya penelitian dan publikasi ilmiah.
FKIP UMC berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai prestasi individual, tetapi berkembang menjadi motivasi kolektif. Para dosen didorong untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik, menghasilkan penelitian berkualitas, memperluas publikasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan.
Capaian Prof. Abdul Karim sekaligus menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan FKIP UMC yang semakin unggul dan berdaya saing.