Di MATAF 2026, Dekan: FKIP UMC Rahimnya Pemimpin Masa Depan
UMCPRESS.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar Masa Ta’aruf Mahasiswa (MATAF) bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 di Convention Hall UMC, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, membangun jejaring, sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi karakter pendidikan di FKIP UMC.
Dekan FKIP UMC, Dr. Hj. Fikriyah, MA, menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa FKIP UMC merupakan rahim lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan. Karena itu, keputusan mahasiswa memilih FKIP UMC bukan sekadar kebetulan, tetapi merupakan pilihan yang tepat untuk menyiapkan masa depan.
Ia mengajak mahasiswa agar menjalani proses pendidikan dengan keyakinan, kesungguhan, dan semangat belajar.
“Yakinlah, Allah akan membimbing Anda dalam setiap proses untuk menggapai masa depan melalui FKIP UMC,” ujarnya.
“FKIP UMC akan memberikan suasana baru bagi Anda sekalian, suasana belajar yang mengubah perilaku, mengubah sikap, mencari pengetahuan baru, memperkuat jaringan, dan memperbaiki karakter Anda sebagai seorang manusia,” tambahnya.
Menurut Dr. Fikriyah, tagline UMC Unggul, Islami, Profesional, dan Mandiri menjadi landasan dalam membangun pengalaman pendidikan mahasiswa. Unggul berarti mahasiswa didorong menjadi pribadi yang memiliki kapasitas dan prestasi. Sementara nilai Islami diwujudkan melalui kepribadian yang menjunjung kemanusiaan dan keadilan.
“Unggul, Islami artinya Anda menjadi perintis pribadi-pribadi yang unggul. Islami berarti Anda mempunyai kepribadian yang meningkatkan kemanusiaan Anda, rasa keadilan Anda kepada makhluk-makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya.
Ia menekankan bahwa proses pendidikan di FKIP UMC tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Mahasiswa juga perlu membangun sikap, karakter, kemampuan berkomunikasi, serta jaringan yang dapat mendukung perkembangan diri selama menjalani pendidikan tinggi.
Sementara itu, Wakil Dekan FKIP UMC, Norma Bastian, meminta mahasiswa baru tidak ragu dengan pilihan mereka untuk menempuh pendidikan di FKIP UMC. Ia menilai kampus Muhammadiyah memiliki ekosistem pendidikan yang dapat mendukung perkembangan mahasiswa secara akademik maupun personal.
“Anak-anakku sekalian, kalian tidak salah alamat dan tidak salah pilih. Kalian betul-betul memilih kampus yang tepat, kampus yang menjadi kebanggaan Muhammadiyah dan memperoleh banyak penghargaan dari masyarakat luas, nasional maupun internasional,” tuturnya.
Lebih dari sekadar tempat memperoleh gelar akademik, Norma mengingatkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah merupakan bagian dari ekosistem besar Persyarikatan Muhammadiyah. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman kehidupan yang membentuk kedewasaan.
“Di kampus ini kalian tidak hanya belajar ilmu, menguasai teknologi dan keahlian serta berbagai skill, tetapi kalian belajar kehidupan,” tegasnya.
Melalui MATAF FKIP UMC 2026, mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, membangun relasi yang sehat, serta memahami budaya akademik sejak awal perkuliahan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang unggul, berkarakter Islami, profesional, dan mandiri.