FKIP UMC-UPI Bangun Sinergi Akademik untuk Pendidikan Inklusif
UMCPRESS.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar Seminar Nasional Pendidikan Inklusi sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi akademik dalam pengembangan pendidikan inklusi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Seminar nasional tersebut dihadiri Ketua Program Studi Pascasarjana Psikologi UPI, Prof. H. Mubiar Agustin, M.Pd., beserta rombongan. Kehadiran jajaran akademisi UPI disambut positif oleh FKIP UMC sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keilmuan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

Dekan FKIP UMC, Associate Prof. Fikriyah, M.A., mengapresiasi kehadiran Prof. H. Mubiar Agustin beserta rombongan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara FKIP UMC dan Pascasarjana UPI memiliki nilai strategis untuk memperkuat komitmen kedua institusi dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi FKIP UMC untuk terus mengembangkan jejaring akademik. Kami berharap MoA ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, guru, dan masyarakat,” ujar Fikriyah.
Ia menilai pendidikan inklusi membutuhkan kolaborasi lintas disiplin dan kelembagaan. Pendidikan yang memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, memerlukan dukungan kompetensi guru, pendekatan psikologis, lingkungan belajar yang adaptif, serta kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kesetaraan.
Seminar nasional pendidikan inklusi menjadi ruang pertukaran gagasan antara akademisi, praktisi pendidikan, mahasiswa, dan pemangku kepentingan. Forum tersebut membahas pentingnya membangun sistem pendidikan yang mampu mengakomodasi keragaman karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, kehadiran Prof. H. Mubiar Agustin bersama rombongan Pascasarjana UPI memperkuat substansi akademik kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan membuka peluang pengembangan berbagai agenda bersama, mulai dari penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, seminar akademik, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, hingga program pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoA FKIP UMC dengan Pascasarjana UPI juga menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang pendidikan dan psikologi.
FKIP UMC berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan inklusi, terutama dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah, setara, dan memberikan ruang bagi seluruh peserta didik untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.
Melalui seminar nasional dan penandatanganan MoA tersebut, FKIP UMC menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi akademik sekaligus berkontribusi dalam penguatan ekosistem pendidikan inklusif di Indonesia.